Doa Untuk Orang Tua Lengkap Latin dan Artinya

Assalaamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh. Setiap manusia yang dilahirkan di dunia ini pasti memiliki orang tua. Kedua sosok manusia yang berjasa besar bagi seorang anak ialah ibu dan bapak. Tiap orang mungkin menyebut keduanya dengan sapaan akrab masing-masing. Ada yang menyebut ayahnya dengan panggilan ayah, bapak, papi, abi, babe, abah, bape, amang. Tiap daerah memiliki kekhasan masing-masing. Demikian juga ibu. Ada yang memanggil ibunya dengan panggilan ibu, ummi, simbok, mama, mami, enyak, emak, bunda, bundo, bonda, naina, ibuk, umak, amak, inaq, nande. Meski pun ada perbedaan dalam memanggil, tetapi pada intinya sama. Saya yakin para pembaca tulisan ini pun amat beragam dalam memanggil kedua orang tuanya.

Tidak begitu masalah bila terdapat perbedaan dalam memanggil ayah maupun ibu. Yang terpenting panggilan itu tidak salah. Dalam arti kedua orang tua memahami dan mengerti. Bahkan, bila ada seseorang anak yang memanggil orang tuanya langsung ke namanya. Maka itu jelas memperlihat ketidak sopanan. Misalnya saja si Anto punya ayah yang namanya Rudi. Maka kalau Anto memanggil ayahnya tidak langsung ke namanya. Akan tetapi, cara Anto memanggilnya dengan panggilan atau sebutan ayah, bapak, abi, atau yang lainnya. Saya yakin di seantero negeri juga sama dalam hal ini.

Setiap kita mesti mengakui akan jasa besar dari kedua orang tua. Dari dalam kandungan ibu hingga sekarang ini kalau kita renungkan tentunya sangat besar sekali. Hingga kalau kita mau menghitungnya maka rasanya tak terhingga hasilnya. Seorang ibu yang hamil mengalami kondisi tubuh yang tidak senyaman orang yang tak hamil. Dalam kondisi duduk atau tidur saja ia merasa tak enak. Apalagi bila duduk atau pun berjalan. Agak berat rasanya. Akan tetapi karena begitu besar kasih sayangnya kepada anak yang ada di rahimnya, maka apa pun beratnya tetap ringan dirasakan. Ikhlas hatinya menjalani kondisi tersebut. Tak pernah mengeluhkan hal itu kepada orang lain. Selanjutnya, ketika tiba saat proses persalinan. Seorang ibu dalam melahirkan anaknya itu penuh dengan pengorbanan. Rasa sakit tidaklah begitu dihiraukannya. Ia bersemangat untuk tetap melahirkan anaknya dalam kondisi sehat tak kurang suatu apa pun.

Seorang ayah juga tak kalah besar pengorbanannya. Ia rela berpanas panasan di siang hari guna mencari nafkah untuk keluarga. Hujan deras pun tidak menyurutkan langkahnya dalam berusaha mendapatkan rezeki. Jarak yang jauh tempat kerjanya juga tetap ditempuh dengan bersemangat. Kala sudah mendapat uang ia tak lupa mensisihkannya untuk keperluan istri dan anaknya. Tatkala anak masih bayi maka kedua orang tua begadang semalam. Terkadang bayi matanya terjaga bila malam hari. Atau kadang sering bangun di malam hari. Tentu saja ayah dan ibunya harus juga ikut bangun. Tidak tega bila sang buah hati harus bangun sendiri. Orang tua pun harus mengganti popok setiap saat.

Memasuki usia balita, anak-anak dididik selalu. Ia mulai dibelikan beberapa mainan. Ditemani dengan kasih sayang. Anak pun dilatih untuk berjalan. Berlatih berbicara dengan benar. Selanjutnya, anak pun diajari untuk mengenal Allah Subhanahu wa ta’ala. Pendidikan semenjak usia dini sangat penting bagi tumbuh kembang anak. Demikian pula asupan makanan. Kedua orang tua sangat memperhatikan makanan untuk buah hatinya. Makanan yang bergizi dipilihkan untuk diberikan kepada sang anak. Baik dari buah buahan, telur, ikan, daging, susu, dan sebagainya. Meski kadang orang tua mengalami keuangan yang menipis tetap saja diusahakan untuk tetap terpenuhi kebutuhan gizi sang anak. ASI (air susu ibu) tetap diutamakan dan diberikan meski kadang sang ibu ada yang memiliki kesibukan lain. Misalnya sang anak sakit maka orang tua langsung memeriksakannya ke dokter.

Hingga pada usia sekolah sampai kuliah maka segala keperluan pun dicukupi oleh orang tua. Dari kebutuhan seragam, biaya sekolah, uang saku, dan lainnya. Tidak terkira besarnya jumlah biaya yang yang dikeluarkan untuk anaknya itu. Tetapi, orang tua ikhlas dan tidak pernah mengungkit hal itu di kemudian hari. Sungguh besar pengorbanan dari kedua orang tua. Kewajiban sebagai seorang anak mestinya selalu berbakti kepada keduanya. Banyak cara untuk bakti kepada kedua orang tua. Contohnya : taat atas nasihat mereka, tidak membantahnya, dan membantu pekerjaannya.

Yang jangan lupa kita mesti sering-sering membaca doa untuk orang tua dengan khusyuk. Dengan kita membaca doa ini maka kita termasuk anak yang berbakti kepada keduanya. Siapa pun pasti ingin menjadi anak yang shaleh yang ditunjukkan dengan baktinya kepada orang tua yang telah banyak berjasa. Mengenai lafazh doanya yaitu

doa kepada orang tua

Latinnya :
RABBIGHFIRLII WALI WAALIDAYYA WARHAM HUMMA KAMAA RABBAYAANII SHAGHIIRAA.
Artinya:
” Wahai Tuhanku, ampunilah aku dan kedua orang tuaku (Ibu dan Bapakku), sayangilah mereka seperti mereka menyayangiku diwaktu kecil “.

atau yang kedua :

doa untuk kedua orang tua

Latinnya :
ALLAAHUMMAGHFIRLII WALI WAALIDAYYA WARHAM HUMMA KAMAA RABBAYAANII SHAGHIIRAA.
Artinya:
” Wahai Tuhanku, ampunilah aku dan kedua orang tuaku (Ibu dan Bapakku), sayangilah mereka seperti mereka menyayangiku diwaktu kecil “.

atau yang ketiga :

doa kepada orang tua

Latinnya :
RABBIRHAM HUMAA KAMAA RABBA YAANII SHAGIIRAA.
Artinya:
” Wahai, Tuhanku! Sayangillah keduanya sebagaimana mereka berdua telah menyayangiku pada waktu aku kecil.”

atau yang keempat :

doa untuk orang tua

Latinnya :
RABBANAGHFIRLII WALI WAALIDAYYA WALIL MU’MINIINA YAUMA YAQUUMUL HISAAB.
Artinya:
” Ya Tuhan kami, beri ampunlah aku dan kedua ibu bapakku dan sekalian orang-orang mu’min pada hari terjadinya hisab (hari kiamat) “.

Doa tersebut sangatlah pendek. Amat mudah untuk dihafalkan. Setelah salat wajib kita janganlah lupa untuk membaca doa untuk orang tua di atas. Di samping itu, masih banyak waktu lainnya yang bisa kita gunakan untuk membaca doa tersebut. Sampai di sini dulu, semoga artikel ini memberikan manfaat untuk seluruhnya. Wassalaamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh.

Doa Sebelum Belajar Lengkap Dengan Latin dan Artinya

Hampir setiap orang di zaman ini telah mengenyam dunia pendidikan. Dari anak-anak yang usia tiga tahun saja sudah masuk ke penitipan anak. Di sana bukan sekedar penitipan, tetapi sudah diajari kebiasaan hidup yang baik. Setidaknya, belajar cara makan, cara minum, hingga buang air kecil dan besar di toilet atau WC. Setelah menginjak usia TK dan SD (Sekolah Dasar) atau MI (Madrasah Ibtidaiyah), mulailah anak itu diajari cara membaca doa dalam aktivitas sehari-hari, membaca Al Quran, bagaimana akhlak yang baik terhadap orang tua, guru, dan siapa saja.

Tahap pendidikan selanjutnya di tingkat SMP atau MTs (Madrasah Tsanawiyah) yang tentunya bahan pelajarannya lebih banyak lagi. Semisal sampai pada ilmu fiqih, sejarah Islam, al Quran dan Hadits. Pada tingkat SMA (Sekolah Menengah Atas)/ SMK (Sekolah Menengah Kejuruan)/ MA (Madrasah Aliyah) bahan pelajarannya semakin banyak dan kompleks. Ini baru ilmu pendidikan agama Islam. Selanjutnya, pendidikan di perguruan tinggi. Belum ilmu yang lainnya. Misalnya sains, bahasa, dan ketrampilan-ketrampilan yang kalau dirinci banyak sekali. Ini baru pendidikan yang dilakukan di jenjang formal.

Masih banyak media pendidikan yang di luar dari tingkatan tadi. Misalnya saja ada TPA atau TPQ (Taman Pendidikan al Quran) yang jumlahnya tak terhitung di seluruh nusantara. Pendidikan memang tak hanya disebut sebagai atau identik dengan sekolah. Demikian pula dengan belajar. Aktivitas yang satu ini bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja. Tidak mengenal waktu dan juga tempat. Dari anak-anak hingga orang dewasa bahkan orang yang sudah lanjut usia masih patut atau pantas belajar.

Ada sebuah adab yang terpenting untuk setiap kita mulai belajar. Tidak lain hal itu adalah berdoa terlebih dahulu. Hal ini penting dilakukan supaya ilmu yang kita peroleh mendapat keberkahan dari Allah Subhanahu wa ta’ala. Ilmunya pun menjadi bermanfaat di dunia dan akhirat kelak. Nah, lafaz doa sebelum belajar itu adalah antara lain sebagai berikut :

doa sebelum belajar

ALLAAHUMMA AKHRIJNAA MIN DZULUMAATIL WAHMI WA AKRIMNAA BINUURIL FAHMI WAFTAH’ALAINAA BI MA’RIFATIKA WA SAHHIL LANAA ABWAABA FADL- LIKA YA ARHAMAR RAAHIMIIN.

Artinya:
“Ya Allah, keluarkanlah kami dari kegelapan prasangka muliakanlah kami dengan cahaya kepahaman, bukakanlah pengertian ilmu pada kami dan bukakanlah untuk kami pintu-pintu anugerah-Mu, wahai Dzat yang paling penyayang.”

Doa sebelum belajar tersebut termasuk pendek dan mudah sekali dihafal. Di saat kita hendak belajar maka kita bisa membaca doa ini terlebih dahulu. Mendapatkan ilmu yang bermanfat tentu menjadi harapan setiap penuntut ilmu. Apalah artinya banyak ilmunya namun tidak bisa memberi manfaat sedikitpun bagi kehidupan ini. Bisa dikatakan hal itu sebagai ilmu yang sia-sia.

Padahal, kita semua tahu bahwa proses mencari ilmu itu tidaklah mudah. Perlu beberapa hal yang hendaknya disiapkan agar bisa menuntut ilmu. Beberapa hal tersebut, antara lain: perlunya harta. Mengenai harta tidak bisa dipungkiri lagi dalam hal ini. Setiap orang yang akan menuntut ilmu perlu bekal harta yang cukup. Kita lihat saja saat anak-anak kita mau bersekolah atau pun kuliah. Betapa banyak harta yang mesti disiapkan agar bisa sekolah dan kuliah.

Selain harta, orang yang menuntut ilmu perlu yang namanya waktu. Dalam menuntut ilmu itu perlu adanya proses. Tidak bisa mencari ilmu dengan instan. Proses pencarian ilmu ini bahkan tidak sebentar. Prosesnya memakan waktu yang cukup lama. Bisa berbulan-bulan bahkan sampai bertahun-tahun lamanya. Seorang mesti sabar dalam menjalaninya.

Hal lain yang perlu dimiliki oleh orang yang menuntut ilmu adalah guru atau sumber ilmu. Orang yang mencari ilmu perlu untuk memiliki guru. Dari guru inilah ilmu bisa didapatkan dengan mudah. Dari paparan tersebut, alangkah ruginya bila ilmu yang diperoleh dengan banyaknya pengorbanan itu menjadi tidak bermanfaat. Maka sebelum kita mulai menuntut ilmu hendaknya perlu berdoa dengan baik. Di samping itu, ada hal lain yang tidak boleh dilupakan yakni akhlak kita kepada guru. Sebagai seorang murid yang ingin ilmunya bermanfaat maka mesti betul-betul hormat kepada guru. Demikian, semoga artikel ini memberi manfaat untuk para pembaca.

Doa Menerima Zakat Fitrah Beserta Artinya

Assalaamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh. Teman-teman tentu berbahagia bila bulan Ramadhan segera tiba. Di saat itu kita bisa beribadah dengan baik dan dapat meraih pahala sebanyak-banyaknya. Kesempatan seperti tidak boleh terabaikan begitu saja. Selain puasa ada juga amalan ibadah penting yang biasa dikerjakan pada bulan ramadhan. Satu diantaranya ialah membayar zakat fitrah. Hukum membayar zakat fitrah pun termasuk hal yang wajib bagi tiap muslim baik laki-laki maupun perempuan. Kalau sudah mampu maka wajib membayarnya.

Anak-anak pun juga tetap wajib membayar zakat fitrah. Hanya saja, bagi anak-anak tentu yang membayarkannya adalah kedua orang tuanya. Karena anak-anak belum memiliki kemampuan tentunya. Bentuk zakat fitrah berupa makanan pokok. Dengan membayar zakat maka kita telah memenuhi kewajiban sebagai seorang muslim. Dimana zakat termasuk bagian dari rukun Islam yang lima itu. Maka sebagai seorang muslim yang baik tentu akan membayar zakat fitrah ini.

Ada yang membayar zakat fitrah. Di pihak yang lainnya ada yang menerima zakat fitrah. Di saat ada yang memberi maka ada yang menerima. Satu hal yang perlu menjadi perhatian bagi mereka yang mendapatkan zakat fitrah. Bagi orang yang menerima zakat fitrah ada doa yang bisa dilafadzkan. Doa menerima zakat fitrah yakni:

doa menerima zakat

Latinnya :
AAJARAKALLAAHU FIIMAA A’THAITA WA BAARAKA FIIMAA ABQAITA WA JA’ALAHU LAKA THAHUURAN.
Artinya :
Semoga Allah memberikan pahala kepadamu pada barang yang engkau berikan (zakatkan) dan semoga Allah memberkahimu dalam harta-harta yang masih engkau sisakan dan semoga pula menjadikannya sebagai pembersih (dosa) bagimu.

Membaca doa di atas tentu bukanlah hal yang sulit untuk dilakukan. Semua orang bisa melakukannya sebab tidak terlalu panjang lafadznya. Menghafalkannya tidaklah butuh waktu yang amat lama. Dalam doa tersebut, seseorang yang menerima zakat mendoakan agar orang yang membayar zakat tersebut diberi pahala. Tidak hanya diberi pahala saja. Orang yang membayar zakat tersebut didoakan agar diberkahi harta-hartanya. Di samping itu, zakat yang dibayarkan dapat menjadi pembersih dosa. Semoga artikel ini memberi manfaat untuk para pembaca sekalian. Wassalaamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh.

Doa Berlindung Dari Empat Keburukan

Assalaamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh. Mempelajari doa berlindung dari empat keburukan amatlah perlu kita segerakan. Betapa tidak? Kita yang hidup di alam dunia fana ini selalu berharap untuk mendapatkan kebaikan-kebaikan. Setiap waktu dan setiap nafas kita. Harapannya selalu seperti itu. Akan tetapi, di dunia ini ada berbagai keburukan. Kita sebagai makhluk yang amat lemah perlu sekali memohon perlindungan dari Allah subhanahu wa ta’ala.

Kalau dirinci apa saja keburukan yang ada di muka bumi ini tentu akan banyak sekali. Kita mungkin akan kesulitan dalam menghitungnya atau menguraikannya satu per satu. Tetapi, kita bisa memohon kepada Allah subhanahu wa ta’ala dari beberapa keburukan. Diantara keburukan tersebut yakni hati yang tak khusyuk, ilmu yang tidak bermanfaat, doa yang tidak dikabulkan, serta jiwa yang tidak puas.

Kita bisa membaca doa berlindung dari empat keburukan. Di dalam kesempatan ini kita akan membahas lebih jauh mengenai doanya. Untuk pertama yang mesti kita ketahui dulu yakni berkaitan dengan lafadz atau tulisan arabnya. Lalu, bila sudah mengetahui tulisan arabnya maka kita perlu tahu artinya. Kalau sudah paham atau menguasai bahasa arab mungkin akan langsung tahu arti dari setiap lafadz doa. Tetapi, karena banyak yang belum menguasai bahasa arab maka perlu kami tulis artinya juga di sini. Berikut bisa kita simak.

Doa Berlindung Dari Empat Keburukan Lengkap

Latinnya:
ALLAHUMMA INNI A’UUDZU BIKA MIN ‘ILMIN LAA YANFA’ WA MIN QALBIN LAA YAKHSYA’ WA MIN NAFSIN LAA TASYBA’, WA MIN DU’AA IN LAA YUSMA’.
Artinya:
” Ya Allah, aku berlindung kepada Engkau dari ilmu yang tidak bermanfaat, dari hati yang tidak khusyuk, dari jiwa yang tidak merasa puas, dan dari doa yang tidak didengar (tak dikabulkan).”

Setelah mengetahui lafadz doanya sekarang kita bisa langsung menghafalkannya. Tidak sulit kalau memang betul-betul ditekuni. Beberapa kesempatan yang ada bisa dimanfaatkan untuk menghafal doa tersebut. Ada beberapa penjelasan penting mengenai arti atau makna dari doa di atas.

Berkaitan dengan arti doa agar terhindar dari empat hal ada beberapa hal yang perlu kita pahami. Pemahaman ini amat penting karena bila kita paham maka membacanya pun akan lebih khusyuk. Mengenai makna ilmu yang bermanfaat maksudnya sebuah ilmu yang taik memberikan manfaat bagi para pemiliknya. Baik itu manfaat saat di dunia ini. Terlebih manfaatnya bagi akhirat kelak.

Maksud dari hati yang tidak khusyuk ialah kondisi hati yang tak merasa tenang di saat berdzikir kepada Allah subhanahu wa ta’ala. Bahkan hati tersebut tidak mampu menghayati dan merenungkan ayat dan kekuasaan Allah. Kondisi hati tersebut tentu tidak ingin terjadi pada diri kita bukan? Kita tentu menginginkan hati yang khusyuk selalu.

Lantas maksud jiwa yang tidak puas yakni kondisi jiwa yang tidak bisa qanaah dan bersyukur atas segala nikmat Allah subhanahu wa ta’ala. Orang yang memiliki jiwa seperti ini tentu tidaklah akan beruntung. Ia akan jauh dari rasa bahagia. Terlebih lagi bagi orang yang tidak bersyukur itu maka tidak akan ditambah nikmatnya.

Sedangkan doa yang tidak didengar ialah doa yang tidak dikabulkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala. Tentu saja kita semua sangat menginginkan doa-doa yang dipanjatkan setiap saat atau hari itu bisa dikabulkan. Semua orang muslim tentu berharap dengan sangat agar doanya dapat dikabulkan. Demikian pembahasan kali ini. Akhirnya, kami berharap artikel ini menambah kemanfaatan bagi teman-teman semuanya. Wassalaamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh.

Doa Keluar WC Lengkap Dengan Artinya

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh. Setiap kali kita pergi ke WC atau toilet. Bahkan tiap pagi atau setiap hari kita melakukannya. Sebab semua itu dilakukan sebagai rutinitas untuk membuang kotoran yakni buang air besar. Lancarnya membuang kotoran atau buang air besar ini merupakan bagian nikmat yang mesti kita selalu di syukuri. Rasanya plong bila sudah bisa keluar kotorannya itu.

Saat setelah selesai buang air besar, kita pun keluar dari WC. Nah, kita sudah selayaknya membaca doa keluar WC saat itu. Ini menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari. Mengenai lafadznya yakni:

tulisan latinnya :
ALHAMDULILLAHIL LADZII ADZHABA ‘ANNIL ADZAA WA ‘AAFAANII.
Artinya :
Segala puji milik Allah yang telah menghilangkan dariku kotoran/ penyakit dari badanku dan yang telah menyehatkanku.

Singkat doanya. Dengan begitu kita akan mudah untuk bisa menghafalkannya. Saat kita keluar dari WC maka kita patut untuk memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah subhanahu wa ta’ala. Bagaimana tidak? Orang yang bisa BAB atau buang air besar itu akan merasakan hal yang nyaman dan enak sekali. Bahkan ada fenomena menarik yang sering terjadi kaitannya dengan orang yang bisa BAB lancar tersebut. Pikiran orang tersebut akan menjadi lebih cemerlang setelah bisa BAB secara lancar. Saat ada rapat misalnya. Maka akan muncul ide-ide yang cerdas.

Mungkin ada yang beranggapan hal itu biasa-biasa saja. Akan tetapi, kalau dibalik misalnya. Dibalik dalam arti kita membayangkan seolah-olah susah dan sulit untuk buang air besar. Maka dalam keadaan yang demikian barulah kita akan menyadari begitu nikmat dan pentingnya bisa BAB dengan lancar di WC. Metode terbalik ini cukup efektif untuk mengubah persepsi seseorang yang salah dalam menganggap sesuatu. Utamanya tentang nikmat Allah Subhanahu wa ta’ala yang telah kita rasakan.

Ketika dibalik akhirnya akan memudahkan kita untuk menyadari memang luar biasa nikmatnya bisa buang air besar secara lancar itu. Dan mesti juga untuk diingat bahwasannya yang bisa menghilangkan kotoran atau mengeluarkan kotoran dari badan kita itu hanya Allah subhanahu wa ta’la. Sedangkan kita semua tahu bahwasannya kotoran tersebut adalah penyakit. Maka mestilah harus dikeluarkan segera.

Ini artinya bahwa bisa melakukan buang air besar dengan lancar itu juga membuat diri kita semakin sehat. Nikmat sehat ini semakin penting dari dulu hingga saat ini. Bahkan nikmat sehat itu peringkatnya nomor dua setelah nikmat memiliki iman. Maka kita memuji kepada Allah subhanahu wa ta’ala yang telah memberikan kenikmatan kesehatan dengan ditandai bisa lancar buang air besar itu. Dari kesehatan ini maka kita akan bisa melakukan berbagai hal dengan lancar dan tidak ada halangan yang berarti.

Bentuk syukur yang penting dalam kaitannya keluar dari WC yakni membaca doa. Di samping membaca doa, ada juga beberapa adab ketika keluar dari WC ini yang perlu diperhatikan. Diantaranya saat keluar dari WC kita melangkahkan kaki kanan terlebih dahulu. Meski pun sederhana tetapi ini juga amat penting dan bermanfaat. Demikian semoga menambah kebaikan atas apa yang kami tulis ini. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh.

Tulisan inalillahi wainailaihi rojiun Lengkap Artinya

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh. Kita perlu mengetahui tulisan arab innalillahi wainailaihi rojiun lengkap beserta artinya. Seorang muslim bila mendengar kabar tentang seorang ulama, tokoh umat, keluarga dekat, tetangga dan saudaranya ada yang wafat atau meninggal dunia maka sudah wajar bila merasa bersedih hati. Sebuah hal yang wajar saja. Tetapi ada tuntunan untuk selalu bersabar terhadap hal itu.

Seorang muslim hendaknya mengucapkan lafadz inalillahi wainailaihi rojiun tatkala mendapatkan kabar musibah atau kesusahan. Agar kita bisa secara tepat dalam pengucapannya, untuk itu kita perlu mengetahui dulu tulisannya. Berikut bisa kita simak bersama.

tulisan inalillahi wainailaihi rojiun

Mengenai arti dari tulisan inalillahi wainailaihi rojiun tersebut ialah sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nyalah kami kembali. Dari artinya kita mengetahui dan diajak untuk mengakui bahwasannya kita semua dan juga seluruh alam ini adalah milik Allah subhanahu wa ta’ala. Kita pun juga mengakui dan meyakini bahwasannya kita akan kembali kepada Allah subhanahu wa ta’ala. Kita semua yang hidup di dunia ini akan meninggalkan alam dunia yang fana.

Lafadz dan tulisan yang kita bahas ini bersumber dari Al-Quran. Tepatnya pada Surat Al-Baqarah ayat 156, artinya: (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka berkata “inna lillahi wa inna ilaihi raji’un” (sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nyalah kami kembali). Sebetulnya, membaca lafadz tersebut tidak hanya saat mendengar ada kabar adanya orang yang meninggal dunia saja. Akan tetapi, lafadz tersebut dibaca secara umum tatkala mendengar atau mendapatkan musibah atau pun segala hal yang tidak mengenakkan. Demikian semoga artikel ini memberi manfaat kepada teman-teman semuanya.

Tips Mengatasi Kejenuhan Belajar Di Rumah

Cara Mengatasi Kejenuhan Belajar Di Rumah

Belajar dari rumah sejatinya sudah sejak lama dilakukan. Kita dulu sudah biasa kalau dari sekolah itu ada yang namanya PR atau pekerjaan rumah. Baik itu tugas dari mata pelajaran berhitung, bahasa, dan ketrampilan. Yang namanya PR tentu mengerjakannya di rumah. Di sekolah ada tugas yang lainnya. Hal seperti itu sudah berlangsung sejak lama. Baik itu untuk tingkatan sekolah dasar maupun menengah. Enjoy saja melaksanakan tugas yang diberikan. Tidak masalah.

Berbeda dengan saat ini. Kegiatan belajar di sekolah ditiadakan untuk sementara waktu. Kemudian diganti dengan pembelajaran jarak jauh. Belajar dilakukan dari rumah. Sering disebut sebagai BDR. Ada pula yang menyebut pembelajaran daring. Hal semacam ini terjadi karena bukan apa-apa. Tetapi karena munculnya pandemi penyakit covid 19 yang melanda negeri ini. Bahkan hampir seluruh negara-negara di dunia mengalami dampak dari adanya pandemi corona tersebut.

Ketika kita belajar dari rumah di masa pandemi ini ada banyak hal yang baru. Terutama belajarnya dalam waktu yang lama. Dalam arti tidak sesingkat kalau dahulu kita belajar di rumah sekedar mengerjakan tugas pekerjaan rumah. Kini belajar di rumah durasinya sama dengan belajar di sekolah. Seharian kita di rumah belajar materi pelajaran seperti halnya kalau kita di kelas. Menghadapi hal ini kita perlu tahu tips bagaimana agar belajar di rumah bisa tetap semangat dan bisa sukses.

Belajar di rumah kadang muncul rasa jenuh dan bosan. Sebagai sesuatu yang wajar bila rasa bosan dan jenuh itu muncul. Maklum hal ini terjadi tidak diprediksi sebelumnya. Sama sekali tidak diduga proses belajar di rumah yang panjang ini terjadi. Memang pandemi pun juga tidak terprediksi. Maka kita pun perlu mempersiapkan segala hal agar kita tetap bisa belajar dari rumah tanpa rasa jenuh dan bosan. Berikut ini beberapa tipsnya.

  1. Bangun di awal waktu.
    Meskipun belajarnya bertempat di rumah bukan di sekolah kita tetap perlu mempersiapkan dari sepagi mungkin. Kita perlu bangun pagi di awal waktu. Sebaiknya kita bangun tidur di waktu sebelum shalat subuh. Paling lambat kita bangun di waktu adzan shalat subuh. Ketika kita bisa bangun pagi maka persiapan dalam belajar secara daring atau online ini pun bisa benar-benar siap.
  2. Segala peralatan dan perlengkapan sudah siap.
    Ini juga perlu menjadi perhatian penting. Peralatan belajar seperti buku, bolpoin, pensil, dan juga handphone sudah harus siap. Kalau pun habis paket datanya maka kita perlu membeli dulu. Tatkala hp nya nanti dipakai maka sudah siap sedia. Tidak dipungkiri lagi untuk pembelajaran dari rumah ini hp sangatlah penting. Peralatan ini menjadi hal yang perlu kita perhatikan.
  3. Mengawali belajar dan mengakhirinya dengan berdoa.
    Ini menjadi hal yang tak boleh dilupakan. Berdoa akan menjadikan segala hal menjadi berkah dan sukses. Urusan kita akan dimudahkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala tatkala kita memohon pertolongan dari-Nya. Saat akan memulai belajar maka kita berdoa. Demikian pula setelah selesai dari belajar pun kita mesti berdoa. Akan lebih baik juga kita membaca beberapa ayat Al-Quran sebelum kita belajar. Pikiran kita akan lebih segar. Bisa pula ditambah dengan melakukan shalat sunah dhuha dulu di pagi hari.
  4. Memilih ruangan yang nyaman di rumah.
    Pilihlah ruangan di rumah yang kamu anggap paling nyaman. Misalnya di ruang tidur pribadi atau di teras rumah. Terserah saja memilih ruangannya. Yang terpenting ruangan tersebut enak dan menyenangkan. Kita nanti bisa belajar lama di ruangan itu tanpa muncul rasa jenuh dan bosan. Kalau di ruangan rumah kita belum dirasa nyaman. Kita bisa membuatnya menjadi lebih nyaman. Misalnya saja kalau udaranya panas maka kita pasangi kipas angin. Saat barang-barangnya banyak yang berserakan maka kita rapikan.
  5. Sarapan dulu sebelum mulai belajar di pagi hari.
    Makan sarapan menjadi amat penting dilakukan. Dari makan sarapan ini kita akan mendapatkan suplai energi. Dalam belajar kita perlu asupan makanan penghasil energi. Saat belajar kita perlu berpikir banyak. Proses berpikir ini perlu energi. Maka makan sarapan jangan dilupakan meskipun kita tidak bepergian sama sekali. Usahakan juga memilih menu makan sarapan pagi yang mengandung nutrisi. Tidak mesti yang bergizi itu mahal harganya. Yang murah dan bahkan gratis pun bisa kita peroleh di sekitar kita. Termasuk juga makan siang dan malam pun jangan sampai dilupakan. Takutnya kalau lupa makan bisa berakibat sakit nantinya.
  6. Selingi waktu belajar dengan rileksasi.
    Saat belajar di rumah kita pun perlu jeda. Kita perlu istirahat sebentar. Dengan istirahat itu kita akan bisa melakukan rileksasi. Usahakan belajar di rumah tidak membuat kita mudah lelah. Jadikan belajar menyenangkan dan tidak mudah bosan. Kita bisa istirahat sebentar dengan merebahkan badan. Bisa pula dengan berjalan-jalan sebentar. Atau dengan makan camilan yang sehat. Akan lebih baik juga kita sediakan waktu berolah raga ringan seperti sepeda santai mengelilingi kampung.
  7. Tetap sering berkomunikasi dan berdiskusi dengan teman-teman.
    Meskipun kita tidak belajar di kelas atau sekolah, tetap saja penting untuk selalu berkomunikasi dengan teman-teman. Kita perlu berdiskusi dengan mereka. Ketika kita mengerjakan tugas yang begitu sulit akan menjadi mudah bila kita berdiskusi dengan teman-teman. Rasa jenuh dan bosan pun bisa hilang dengan berkomunikasi dan berdiskusi semacam itu.

Itulah beberapa tips mengatasi kejenuhan belajar di rumah. Dengan cara di atas, insya Allah kita bisa tetap bersemangat dalam belajar. Prestasi pun bisa mudah diraih. Ilmu yang bermanfaat bisa kita peroleh.

Bacaan Doa Setelah Sholat Wajib Lima Waktu Lengkap Latin dan Artinya

Assalaamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh. Bagaimana kabar teman-teman semuanya. Semoga teman-teman selalu dalam keadaan sehat dan bahagia. Tidak kurang dari suatu apa pun. Nikmat seperti ini mesti selalu disyukuri. Insya Allah, akan ditambah lagi kita dengan nikmat-nikmat lainnya yang jauh lebih besar. Sebagai seorang muslim kita sudah paham apa saja rukun Islam itu. Iya, ada 5 rukun Islam. Pertama, mengucapkan kalimah syahadat. Kedua, mendirikan shalat wajib. Ketiga, mengerjakan ibadah puasa di bulan ramadhan. Keempat, membayar zakat. Dan yang kelima, melaksanakan ibadah haji. Ibadah haji dikerjakan bagi mereka yang mampu melakukannya.

Menjadi penting untuk kita memperhatikan rukun Islam. Satu ibadah yang dikerjakan setiap hari ialah rukun Islam yang kedua. Mendirikan atau melaksanakan ibadah shalat wajib lima waktu. Ini yang menjadi fokus perhatian kita pada kesempatan ini. Shalat menjadi ibadah yang sehari mesti dilakukan dalam 5 kali atau 5 waktu. Adapun waktu-waktu tersebut yakni subuh, zhuhur, asar, maghrib, dan isya’. Shalat sangat penting untuk menjadikan tiap muslim tercegah dari segala perbuatan keji dan munkar.

Hal tersebut dijelaskan di dalam firman Allah di dalam Al-Quran. Allah subhanahu wa ta’ala telah berfirman di dalam Surat Al-Ankabut ayat 45, yang artinya: Bacalah Kitab (Al-Qur’an) yang telah diwahyukan kepadamu (Muhammad) dan laksanakanlah salat. Sesungguhnya salat itu mencegah dari (perbuatan) keji dan mungkar. Dan (ketahuilah) mengingat Allah (salat) itu lebih besar (keutamaannya dari ibadah yang lain). Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.

Ketika kita sudah rutin dan disiplin menjalankan shalat ini maka akan terwujud manfaatnya. Di saat telah selesai mengerjakan shalat pun ada perintah untuk berdoa. Sehabis mengucapkan salam maka sebaiknya tidak langsung berdiri lalu pergi. Hendaknya duduk sebentar untuk membaca doa setelah shalat dengan khusyuk. Waktu selesai dari mengerjakan shalat ini menjadi kesempatan yang terbaik salah satunya untuk berdoa. Jadi, alangkah ruginya bila kita tidak memanfaatkan waktu tersebut dengan baik. Sebab dalam sehari semalam hanya ada 5 kali kesempatan kita menemui momen seperti itu.

Ada rangkaian dzikir dan doa sesudah shalat yang perlu kita ketahui. Kita perlu untuk memahaminya agar kita bisa membacanya dengan baik. Tidak hanya lafadz-lafadznya saja akan tetapi termasuk pula mengetahui artinya. Berikut ini kami akan tuliskan secara lengkap lafadz bacaanya.

  1. Membaca lafadz istighfar 3 kali.

Latinnya:
ASTAGHFIRULLAH.
Artinya :
Aku mohon ampun kepada Allah

  1. Kemudian membaca doa.

Latinnya:
ALLAHUMMA ANTAS SALAAM WA MINKAS SALAAM TABAARAKTA YAA DZAL JALAALI WAL IKRAM.
Artinya :
Ya Allah, Engkau pemberi keselamatan, dan dari-Mu keselamatan, Maha Suci Engkau, wahai Tuhan Yang Pemilik Keagungan dan Kemuliaan.

  1. Lantas membaca dzikir kepada Allah subhanu wa ta’ala. Dzikir yang dimaksud ialah tasbih, tahmid, dan takbir. Masing-masing sebanyak 33 kali.

Latinnya:
SUBHANALLAH
Artinya :
Maha suci Allah

Latinnya:
ALHAMDULILLAH
Artinya :
Segala puji bagi Allah

Latinnya:
ALLAHU AKBAR
Artinya :
Allah Maha Besar

  1. Jika sudah selesai maka dilanjut dengan bacaan berikut.

Latinnya:
LAA ILAHA ILLALLAHU WAHDAHU LAA SYARIKA LAH. LAHUL MULKU WA LAHUL HAMDU WA HUWA ‘ALAA KULLI SYAI IN QADIIR.
Artinya:
Tiada Tuhan kecuali Allah, Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagiNya. Bagi-Nya kerajaan dan pujaan. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.

  1. Kemudian kita membaca ta’awudz.

Latinnya:
A’UUDZU BILLAAHI MINASY SYAYTHAA NIR RAJIIM.
yang artinya :
aku berlindung kepada Allah dari setan yang terkutuk.

  1. Membaca ayat kursi.

Latinnya:
ALLAAHULAA ILAAHA ILLAA HUWAL HAYYUL QAYYUUM, LAA TAKHUDZUHUU SINATUW WALAA NAUM, LAHUU MAA FISSAMAAWAATI WAMAAFIL ARDH. MANGDZAL LADZII YASYFA’U INDAHUU ILLAA BI IDZNIH, YA’LAMU MAA BAINA AYDIIHIM WAMAA KHALFAHUM, WALAA YUHIITHUUNA BISYAI’IM MIN ILMIHII ILLAA BIMAA SYAA, WASI’A KURSIYYUHUS SAMAAWAATI WAL ARDHA WALAA YA UUDUHUU HIFZHUHUMAA WAHUWAL ALIYYUL AZHIIM.
Artinya:
Allah, tidak ada tuhan selain Dia. Yang Maha Hidup, Yang terus menerus mengurus (makhluk-Nya), tidak mengantuk dan tidak tidur. Milik-Nya apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya. Dia mengetahui apa yang di hadapan mereka dan apa yang di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui sesuatu apa pun tentang ilmu-Nya melainkan apa yang Dia kehendaki. Kursi-Nya meliputi langit dan bumi. Dan Dia tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Dia Maha Tinggi, Maha Besar.

  1. Kita berikutnya membaca Surat Al-Fatihah, Surat An-Nas, Surat Al-Falaq, dan Surat Al-Ikhlas.
    Surat Al-Fatihah:

Latinnya :

  1. BISMILLAA HIRRAHMAA NIRRAHIIM.
  2. ALHAMDU LILLAAHI RABBIL’AALAMIIN.
  3. ARRAHMAA NIRRAHIIM.
  4. MAALIKI YAUMIDDIIN.
  5. IYYAAKA NA’BUDU WA IYYAAKA NASTA’IIN.
  6. IHDINASHSHIRAA THALMUSTAQIIM.
  7. SHIRAA THALLADZIINA AN ’AMTA ‘ALAIHIM GHAIRIL MAGHDHUUBI ‘ALAIHIM WA LADHDHAALLIIN.

Artinya adalah :

  1. dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
  2. segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.
  3. Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
  4. yang menguasai di hari Pembalasan.
  5. hanya Engkaulah yang Kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah Kami meminta pertolongan.
  6. Tunjukilah Kami jalan yang lurus,
  7. (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.

Surat An-Nas:

Latinnya :

  1. QUL A’UUDZU BIRABBIN NAAS.
  2. MAALIKIN NAAS.
  3. ILAAHIN NAAS.
  4. MIN SYARRIL WAS WAASIL KHANNAAS.
  5. ALLADZII YUWAS WISU FII SHUDUURIN NAASI.
  6. MINAL JINNATI WAN NAAS.

Artinya:

  1. Katakanlah, “Aku berlindung kepada Tuhannya manusia,
  2. Raja manusia,
  3. sembahan manusia,
  4. dari kejahatan (bisikan) setan yang bersembunyi,
  5. yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia,
  6. dari (golongan) jin dan manusia.”

Surat Al-Ikhlas:

Latinnya :

  1. QUL HUWA ALLAAHU AHAD.
  2. ALLAAHUSH-SHAMAD.
  3. LAM YALID WALAM YUULAD.
  4. WA LAM YAKULLAHU KUFUWAN AHAD.

Artinya :

  1. Katakanlah: “Dia-lah Allah, yang Maha Esa.
  2. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu.
  3. Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan,
  4. dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia.”

Surat Al-Falaq:

Latinnya :

  1. QUL A’UUDZU BI RABBIL FALAQ.
  2. MIN SYARRI MAA KHALAQ.
  3. WA MIN SYARRI GHAASIQIN IDZAA WAQAB.
  4. WA MIN SYARRINNAFFAA TSAATI FIIL ’UQAD.
  5. WA MIN SYARRI HAASIDIN IDZAA HASAD.

Artinya:

  1. Katakanlah: “Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh,
  2. dari kejahatan makhluk-Nya,
  3. dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita,
  4. dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul.
  5. dan dari kejahatan pendengki bila ia dengki.”

9. Membaca shalawat kepada Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wa sallam.

bacaan shalawat


latinnya:
ALLAHUMMA SHALLI ‘ALAA MUHAMMADIN WA ‘ALAA ‘AALI MUHAMMAD.
yang artinya:
Ya Allah, limpahkan kesejahteraan kepada Muhammad dan keluarga Muhammad .

10. Membaca pujian kepada Allah subhanahu wa ta’ala.

latinnya :
ALHAMDU LILLAAHI RABBIL’AALAMIIN.
artinya:
Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.

  1. Lalu kita membaca doa-doa. Mengenai doa ini kita boleh memilih. Bisa kita membaca doa yang bersumber dari Al-Quran atau pun hadits. Bisa pula membaca doa dengan bahasa kita sendiri dan isi doa pun bebas. Diantara doa-doa yang bisa kita baca yakni:

1).Doa mohon petunjuk dan taqwa

doa mohon taqwa

Latinnya:
ALLAAHUMMA INNII AS-ALUKAL HUDAA WAT TUQAA WAL ‘AFAAFA WAL GHINAA.
Artinya:
Ya Allah, aku memohon kepada-Mu petunjuk, ketaqwaan, keterjagaan, dan kekayaan.

2).Doa mohon dicukupkan kebutuhan hidup dan dilepaskan dari hutang.

doa agar dilepaskan dari hutang

Latinnya :
ALLAHUMMAK FINII BI HALAALIKA ‘AN HARAAMIKA, WA AGH NINII BI FADHLIKA ‘AMMAN SIWAAKA.
Artinya :
” Ya Allah cukupkanlah aku dengan yang halal dan jauhkanlah aku dari yang haram, dan cukupkanlah aku dengan karunia-Mu dari bergantung pada selain-Mu”.

3).Doa untuk kedua orang tua.

doa untuk orang tua

Latinnya :
ALLAAHUMMAGHFIRLII WALI WAALIDAYYA WARHAM HUMMA KAMAA RABBAYAANII SHAGHIIRAA.
Artinya:
” Wahai Tuhanku, ampunilah aku dan kedua orang tuaku (Ibu dan Bapakku), sayangilah mereka seperti mereka menyayangiku diwaktu kecil “.

4).Doa mohon kebaikan dunia serta akhirat.

doa bahagia dunia akhirat

Latinnya:
RABBANAA AATINAA FIDDUN YAA HASANAH, WA FIL AAKHIRATI HASANAH, WAQINAA ‘ADZAA BAN NAAR.
Artinya :
Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan hidup di dunia dan kebaikan hidup di akhirat, dan lindungilah kami dari azab neraka.

  1. Kita selanjutnya mengakhiri seluruh dzikir dan doa tersebut dengan membaca:
bacaan doa penutup

Latinnya:
WA SALAAMUN ‘ALAL MURSALIIN. WAL HAMDULILLAAHI RABBIL ‘AALAMIIN.
Artinya :
Dan selamat sejahtera bagi para rasul. Dan segala puji bagi Allah Tuhan seluruh alam.

Itulah bacaan dzikir dan doa setelah shalat secara lengkap. Ketika kita telah menghafalkannya maka tinggal langsung saja dipraktekkan dalam kehidupan ini. Termasuk pula pemahaman terhadap artinya perlu kita lakukan. Mengetahui arti dari bacaan yang kita baca menjadikan kita semakin khusyuk tatkala membacanya. Demikian semoga tulisan ini memberikan manfaat kepada teman-teman semuanya.

Begini Cara Mencuci Karpet Masjid Yang Benar

Begini Cara Mencuci Karpet Masjid Yang Benar

Karpet masjid menjadi barang yang begitu penting. Karena begitu pentingnya maka sudah selayaknya untuk kita selalu perhatikan. Bentuk perhatian kepada karpet masjid ini yakni dalam perawatannya yang benar. Karpet masjid merupakan karpet khusus yang digunakan di dalam masjid. Kita semua tahu bahwa karpet sangat penting sebagai sarana kelengkapan masjid. Alas untuk masjid menggunakan karpet. Dahulu masih menggunakan tikar namun sekarang sudah banyak yang memilih karpet masjid. Namun, masih juga ada masjid yang memilih menggunakan tikar biasa. Tidak masalah sebetulnya yang terpenting adalah kegunaan baik karpet atau tikar itu sama yakni sebagai alas untuk para jamaah yang akan beribadah di dalam masjid.

Sebagai bentuk perhatian diantaranya kita senang untuk membersihkan karpet masjid itu. Terutama bila sudah terlihat dengan jelas pada karpet tersebut ada kotoran yang tertempel di sana. Baik itu kotoran yang jelas-jelas kelihatan misalnya ada makanan atau minuman yang tumpah di sana. Atau pun juga karpet masjid yang kotor terkena debu. Memang tidak terlihat begitu jelas debu tersebut. Namun kalau dilihat secara dekat maka akan terlihat jelas. Misalnya saja karpet tersebut kita goyangkan sedikit. Di karpet tersebut akan terlihat debu-debu kecil yang beterbangan. Melihat hal ini maka kita mesti harus segera membersihkan karpet masjid tersebut. Kita tentu tidak rela bila karpet masjid yang setiap hari dipakai orang banyak itu terlihat kotor.

Jika kondisi kotor karpet masjidnya maka tidak begitu nyaman orang yang ada di atasnya. Para jamaah yang datang ke masjid tentu akan merasa kurang nyaman pada kondisi demikian. Sebagai orang yang peduli dengan masjid tentu ada inisiatif untuk segera membersihkan karpet masjid tersebut. Kita mesti mencari tahu dulu informasi tentang tips membersihkan karpet masjid dengan tepat. Setelah mengetahui informasi tentang cara membersihkannya tinggal kemudian dipraktekkan. Nah, di sini kami akan sampaikan beberapa cara mencuci karpet masjid dengan benar.

  1. Pastikan karpet dalam keadaan kering.
    Kita perlu memastikan sebelum mencuci karpet bahwasannya kondisinya hendaknya kering terlebih dahulu. Jangan sampai karpet dalam kondisi lembab atau basah lantas dicuci langsung. Tujuannya seperti ini. Karpet yang kotor dengan debu jika dalam kondisi kering maka kita goyangkan sedikit saja maka kotoran debu pada karpet itu akan jatuh dan beterbangan. Sehingga ketika kita pukul-pukul karpetnya dengan pemukul kasur misalnya maka debu-debu yang tertempel di karpet tersebut akan hilang atau setidaknya berkurang banyak. Debu-debu tersebut jika tidak dibersihkan dulu sebelum dicuci maka proses pembersihan saat dicuci akan lebih sulit. Maka cara yang efektif ialah dengan mengurangi debu sebelum dicuci dengan air. Inilah salah satu tips membersihkan karpet masjid yang amat penting untuk diperhatikan. Lalu bagaimana jika pada saat itu karpetnya masih dalam kondisi lembab atau bahkan basah. Sebaiknya kita jemur dahulu sebentar. Dengan dijemur sebentar maka akan menjadi kering karpetnya.
  2. Pastikan air cukup banyak.
    Untuk mencuci karpet ini dibutuhkan air yang tidak sedikit. Bahkan sebaiknya kita gunakan air yang mengalir deras. Kalau tempat kita dekat dengan sungai yang banyak airnya maka sangatlah beruntung. Dengan mencuci karpet di sungai maka akan lebih efektif. Namun, jika sulit menemukan sungai seperti itu maka kita bisa menggunakan cara yang lainnya. Kita bisa menggunakan kompresor untuk menyemprotkan air. Dengan begitu ada tekanan yang kuat terhadap karpet yang hendak kita bersihkan. Tetapi jangan lupa, karpet masjid kita bentangkaan dulu sebelum disemprot dengan air. Maka dengan begitu kita memang perlu tempat yang agak luas untuk mencuci karpet masjid ini.
  3. Menggunakan deterjen.
    Mencuci karpet masjid harus menggunakan deterjen. Pastikan deterjen yang dipilih adalah yang khusus digunakan untuk mencuci karpet masjid. Harganya pun juga tidak jauh beda dengan deterjen biasa. Ketika kita mencuci karpet menggunakan deterjen ini maka daya bersihnya akan lebih baik. Kotoran yang ada di karpet dapat dibersihkan secara maksimal. Tentu saja hasil cucianya nanti pasti lebih memuaskan.
  4. Membersihkan dengan hati-hati.
    Perlu sekali membersihkan karpet masjid ini dengan berhati-hati. Artinya saat menyikat karpet masjid maka perlu dengan gerakan yang tidak kasar. Sikatnya pun dipilih yang lembut. Mengapa hal ini dilakukan? Jawabannya agar karpet masjid kita itu tidak rusak gara-gara disikat.
  5. Memberikan pewangi.
    Setelah selesai dibersihkan maka karpet dibilas dengan air bersih. Jika sudah dipastikan bersih yang ditandai ketika diguyur air atau disemprot dan dipegang karpetnya tidak ada busa sedikitpun maka itu tandanya sudah bersih betul. Kita jemur sampai kering. Hanya saja saat menjemur maka jangan sampai terlalu lama. Artinya kalau sudah kering maka langsung saja digulung dan disimpan ke masjid. Sesudah itu, jangan lupa untuk kita tambahkan pewangi sehingga aromanya akan wangi.

Begitulah caranya mencuci karpet masjid yang tepat dan benar. Perlu untuk selalu kita perhatikan cara tersebut. Cara ini bila digunakan dalam mencuci karpet di rumah pun sebetulnya juga bisa.

Isi Kandungan Dari Surat Al-Kafirun

Assalaamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh. Menyelami isi kandungan dari Al-Quran memang sebuah hal yang patut dan sudah seharusnya kita lakukan. Dengan kita mengetahui isi kandungan dari ayat-ayat yang ada di dalam Al-Quran maka kita akan lebih tahu tentang isinya. Sangatlah penting kalau begitu mengenai masalah mengetahui isi kandungan dari sebuah ayat Al-Quran. Sudah selayaknya menyediakan beberapa waktu di dalam satu pekan untuk mempelajari masalah ini. Para pembaca yang berbahagia, kali ini kami akan membahas juga mengenai hal itu.

Fokus kami pada kesempatan ini yakni mengenai kandungan dari Surat Al-Kafirun. Surat ini terdapat di dalam juz ‘amma atau juz 30. Jumlah ayatnya ada enam. Saya yakin sudah sering sekali para pembaca yang sering mendengarkannya. Dalam shalat berjamaah memang sering dibaca surat tersebut. Tatkala dalam ceramah dan kultum pun sering sekali dibaca surat tersebut. Untuk kali ini kita akan membahas tentang isi kandungan surat Al-Kafirun secara lengkap. Sebelumnya kita simak dulu bacaannya berikut ini.

Isi Kandungan Dari Surat Al-Kafirun

Mengenai bacaan latinnya:

  1. qul yaa ayyuhal kaafirụn
  2. laa a’budu maa ta’budụn
  3. wa laa antum ‘aabidụna maa a’bud
  4. wa laa ana ‘aabidum maa ‘abattum
  5. wa laa antum ‘aabidụna maa a’bud
  6. lakum dīnukum wa liya diin.

Kemudian untuk terjemahannya yakni:
ayat 1 adalah Katakanlah (Muhammad), “Wahai orang-orang kafir!
ayat 2 adalah aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah,
ayat 3 adalah dan kamu bukan penyembah apa yang aku sembah,
ayat 4 adalah dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah,
ayat 5 adalah dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah apa yang aku sembah.
ayat 6 adalah Untukmu agamamu, dan untukku agamaku.”

Selanjutnya, dengan kita telah mengetahui arti atau terjemahannya maka kita akan membahas tentang isi kandungan dari ayat atau surat Al-Kafirun ini. Berikut ini dibahas secara lengkap.

  1. Rasulullah Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wa sallam menyeru kepada orang-orang kafir yakni orang-orang yang menolak untuk mengikuti ajaran Allah dan Rasul-Nya.
  2. Rasululullah shalallahu ‘alaihi wa sallam juga telah menegaskan bahwasannya beliau tidak akan menyembah sesembahan yang disembah oleh orang-orang kafir pada saat itu. Rasulullah shallahu ‘alaihi wa sallam tidak akan menyembah berhala-berhala yang disembah oleh orang-orang kafir.
  3. Adanya sebuah penegasan bahwa orang-orang kafir bukan menyembah apa yang kaum muslimin sembah. Penegasan ini disampaikan oleh Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam kepada orang-orang kafir pada saat itu. Terdapat perbedaan antara sesembahan kaum muslimin dengan sesembahan orang-orang kafir.
  4. Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah sekali pun akan menjadi penyembah dari sesembahan orang-orang kafir.
  5. Terdapat penegasan bahwa tidak ada percampuran di dalam masalah keyakinan yang berbeda. Bagi kaum muslimin keyakinannya berbeda dengan keyakinan orang-orang kafir.
  6. Di dalam surat ini terdapat perintah untuk saling menghormati keyakinan ajaran agama yang berbeda. Tidak memaksa orang lain dalam masalah keyakinan dan ibadah. Setiap orang akan mendapatkan balasan dari amalannya masing-masing nantinya di akhirat kelak. Kebaikan akan berbalas dengan kebaikan. Demikian pula sebaliknya, keburukan akan berbalas dengan keburukan pula.

Nah, dengan kita mengetahui isi kandungan dari surat Al-Kafirun ini maka kita akan semakin paham. Tatkala mendengar lantunan ayat suci Al-Quran khususnya dari Surat Al-Kafirun menjadikan kita semakin khusyuk mendengarkannya. Demikian pembahasan kita kali ini semoga menambah manfaatnya. Wassalaamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh.