Tips Mengatasi Kejenuhan Belajar Di Rumah

Cara Mengatasi Kejenuhan Belajar Di Rumah

Belajar dari rumah sejatinya sudah sejak lama dilakukan. Kita dulu sudah biasa kalau dari sekolah itu ada yang namanya PR atau pekerjaan rumah. Baik itu tugas dari mata pelajaran berhitung, bahasa, dan ketrampilan. Yang namanya PR tentu mengerjakannya di rumah. Di sekolah ada tugas yang lainnya. Hal seperti itu sudah berlangsung sejak lama. Baik itu untuk tingkatan sekolah dasar maupun menengah. Enjoy saja melaksanakan tugas yang diberikan. Tidak masalah.

Berbeda dengan saat ini. Kegiatan belajar di sekolah ditiadakan untuk sementara waktu. Kemudian diganti dengan pembelajaran jarak jauh. Belajar dilakukan dari rumah. Sering disebut sebagai BDR. Ada pula yang menyebut pembelajaran daring. Hal semacam ini terjadi karena bukan apa-apa. Tetapi karena munculnya pandemi penyakit covid 19 yang melanda negeri ini. Bahkan hampir seluruh negara-negara di dunia mengalami dampak dari adanya pandemi corona tersebut.

Ketika kita belajar dari rumah di masa pandemi ini ada banyak hal yang baru. Terutama belajarnya dalam waktu yang lama. Dalam arti tidak sesingkat kalau dahulu kita belajar di rumah sekedar mengerjakan tugas pekerjaan rumah. Kini belajar di rumah durasinya sama dengan belajar di sekolah. Seharian kita di rumah belajar materi pelajaran seperti halnya kalau kita di kelas. Menghadapi hal ini kita perlu tahu tips bagaimana agar belajar di rumah bisa tetap semangat dan bisa sukses.

Belajar di rumah kadang muncul rasa jenuh dan bosan. Sebagai sesuatu yang wajar bila rasa bosan dan jenuh itu muncul. Maklum hal ini terjadi tidak diprediksi sebelumnya. Sama sekali tidak diduga proses belajar di rumah yang panjang ini terjadi. Memang pandemi pun juga tidak terprediksi. Maka kita pun perlu mempersiapkan segala hal agar kita tetap bisa belajar dari rumah tanpa rasa jenuh dan bosan. Berikut ini beberapa tipsnya.

  1. Bangun di awal waktu.
    Meskipun belajarnya bertempat di rumah bukan di sekolah kita tetap perlu mempersiapkan dari sepagi mungkin. Kita perlu bangun pagi di awal waktu. Sebaiknya kita bangun tidur di waktu sebelum shalat subuh. Paling lambat kita bangun di waktu adzan shalat subuh. Ketika kita bisa bangun pagi maka persiapan dalam belajar secara daring atau online ini pun bisa benar-benar siap.
  2. Segala peralatan dan perlengkapan sudah siap.
    Ini juga perlu menjadi perhatian penting. Peralatan belajar seperti buku, bolpoin, pensil, dan juga handphone sudah harus siap. Kalau pun habis paket datanya maka kita perlu membeli dulu. Tatkala hp nya nanti dipakai maka sudah siap sedia. Tidak dipungkiri lagi untuk pembelajaran dari rumah ini hp sangatlah penting. Peralatan ini menjadi hal yang perlu kita perhatikan.
  3. Mengawali belajar dan mengakhirinya dengan berdoa.
    Ini menjadi hal yang tak boleh dilupakan. Berdoa akan menjadikan segala hal menjadi berkah dan sukses. Urusan kita akan dimudahkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala tatkala kita memohon pertolongan dari-Nya. Saat akan memulai belajar maka kita berdoa. Demikian pula setelah selesai dari belajar pun kita mesti berdoa. Akan lebih baik juga kita membaca beberapa ayat Al-Quran sebelum kita belajar. Pikiran kita akan lebih segar. Bisa pula ditambah dengan melakukan shalat sunah dhuha dulu di pagi hari.
  4. Memilih ruangan yang nyaman di rumah.
    Pilihlah ruangan di rumah yang kamu anggap paling nyaman. Misalnya di ruang tidur pribadi atau di teras rumah. Terserah saja memilih ruangannya. Yang terpenting ruangan tersebut enak dan menyenangkan. Kita nanti bisa belajar lama di ruangan itu tanpa muncul rasa jenuh dan bosan. Kalau di ruangan rumah kita belum dirasa nyaman. Kita bisa membuatnya menjadi lebih nyaman. Misalnya saja kalau udaranya panas maka kita pasangi kipas angin. Saat barang-barangnya banyak yang berserakan maka kita rapikan.
  5. Sarapan dulu sebelum mulai belajar di pagi hari.
    Makan sarapan menjadi amat penting dilakukan. Dari makan sarapan ini kita akan mendapatkan suplai energi. Dalam belajar kita perlu asupan makanan penghasil energi. Saat belajar kita perlu berpikir banyak. Proses berpikir ini perlu energi. Maka makan sarapan jangan dilupakan meskipun kita tidak bepergian sama sekali. Usahakan juga memilih menu makan sarapan pagi yang mengandung nutrisi. Tidak mesti yang bergizi itu mahal harganya. Yang murah dan bahkan gratis pun bisa kita peroleh di sekitar kita. Termasuk juga makan siang dan malam pun jangan sampai dilupakan. Takutnya kalau lupa makan bisa berakibat sakit nantinya.
  6. Selingi waktu belajar dengan rileksasi.
    Saat belajar di rumah kita pun perlu jeda. Kita perlu istirahat sebentar. Dengan istirahat itu kita akan bisa melakukan rileksasi. Usahakan belajar di rumah tidak membuat kita mudah lelah. Jadikan belajar menyenangkan dan tidak mudah bosan. Kita bisa istirahat sebentar dengan merebahkan badan. Bisa pula dengan berjalan-jalan sebentar. Atau dengan makan camilan yang sehat. Akan lebih baik juga kita sediakan waktu berolah raga ringan seperti sepeda santai mengelilingi kampung.
  7. Tetap sering berkomunikasi dan berdiskusi dengan teman-teman.
    Meskipun kita tidak belajar di kelas atau sekolah, tetap saja penting untuk selalu berkomunikasi dengan teman-teman. Kita perlu berdiskusi dengan mereka. Ketika kita mengerjakan tugas yang begitu sulit akan menjadi mudah bila kita berdiskusi dengan teman-teman. Rasa jenuh dan bosan pun bisa hilang dengan berkomunikasi dan berdiskusi semacam itu.

Itulah beberapa tips mengatasi kejenuhan belajar di rumah. Dengan cara di atas, insya Allah kita bisa tetap bersemangat dalam belajar. Prestasi pun bisa mudah diraih. Ilmu yang bermanfaat bisa kita peroleh.

Begini Cara Mencuci Karpet Masjid Yang Benar

Begini Cara Mencuci Karpet Masjid Yang Benar

Karpet masjid menjadi barang yang begitu penting. Karena begitu pentingnya maka sudah selayaknya untuk kita selalu perhatikan. Bentuk perhatian kepada karpet masjid ini yakni dalam perawatannya yang benar. Karpet masjid merupakan karpet khusus yang digunakan di dalam masjid. Kita semua tahu bahwa karpet sangat penting sebagai sarana kelengkapan masjid. Alas untuk masjid menggunakan karpet. Dahulu masih menggunakan tikar namun sekarang sudah banyak yang memilih karpet masjid. Namun, masih juga ada masjid yang memilih menggunakan tikar biasa. Tidak masalah sebetulnya yang terpenting adalah kegunaan baik karpet atau tikar itu sama yakni sebagai alas untuk para jamaah yang akan beribadah di dalam masjid.

Sebagai bentuk perhatian diantaranya kita senang untuk membersihkan karpet masjid itu. Terutama bila sudah terlihat dengan jelas pada karpet tersebut ada kotoran yang tertempel di sana. Baik itu kotoran yang jelas-jelas kelihatan misalnya ada makanan atau minuman yang tumpah di sana. Atau pun juga karpet masjid yang kotor terkena debu. Memang tidak terlihat begitu jelas debu tersebut. Namun kalau dilihat secara dekat maka akan terlihat jelas. Misalnya saja karpet tersebut kita goyangkan sedikit. Di karpet tersebut akan terlihat debu-debu kecil yang beterbangan. Melihat hal ini maka kita mesti harus segera membersihkan karpet masjid tersebut. Kita tentu tidak rela bila karpet masjid yang setiap hari dipakai orang banyak itu terlihat kotor.

Jika kondisi kotor karpet masjidnya maka tidak begitu nyaman orang yang ada di atasnya. Para jamaah yang datang ke masjid tentu akan merasa kurang nyaman pada kondisi demikian. Sebagai orang yang peduli dengan masjid tentu ada inisiatif untuk segera membersihkan karpet masjid tersebut. Kita mesti mencari tahu dulu informasi tentang tips membersihkan karpet masjid dengan tepat. Setelah mengetahui informasi tentang cara membersihkannya tinggal kemudian dipraktekkan. Nah, di sini kami akan sampaikan beberapa cara mencuci karpet masjid dengan benar.

  1. Pastikan karpet dalam keadaan kering.
    Kita perlu memastikan sebelum mencuci karpet bahwasannya kondisinya hendaknya kering terlebih dahulu. Jangan sampai karpet dalam kondisi lembab atau basah lantas dicuci langsung. Tujuannya seperti ini. Karpet yang kotor dengan debu jika dalam kondisi kering maka kita goyangkan sedikit saja maka kotoran debu pada karpet itu akan jatuh dan beterbangan. Sehingga ketika kita pukul-pukul karpetnya dengan pemukul kasur misalnya maka debu-debu yang tertempel di karpet tersebut akan hilang atau setidaknya berkurang banyak. Debu-debu tersebut jika tidak dibersihkan dulu sebelum dicuci maka proses pembersihan saat dicuci akan lebih sulit. Maka cara yang efektif ialah dengan mengurangi debu sebelum dicuci dengan air. Inilah salah satu tips membersihkan karpet masjid yang amat penting untuk diperhatikan. Lalu bagaimana jika pada saat itu karpetnya masih dalam kondisi lembab atau bahkan basah. Sebaiknya kita jemur dahulu sebentar. Dengan dijemur sebentar maka akan menjadi kering karpetnya.
  2. Pastikan air cukup banyak.
    Untuk mencuci karpet ini dibutuhkan air yang tidak sedikit. Bahkan sebaiknya kita gunakan air yang mengalir deras. Kalau tempat kita dekat dengan sungai yang banyak airnya maka sangatlah beruntung. Dengan mencuci karpet di sungai maka akan lebih efektif. Namun, jika sulit menemukan sungai seperti itu maka kita bisa menggunakan cara yang lainnya. Kita bisa menggunakan kompresor untuk menyemprotkan air. Dengan begitu ada tekanan yang kuat terhadap karpet yang hendak kita bersihkan. Tetapi jangan lupa, karpet masjid kita bentangkaan dulu sebelum disemprot dengan air. Maka dengan begitu kita memang perlu tempat yang agak luas untuk mencuci karpet masjid ini.
  3. Menggunakan deterjen.
    Mencuci karpet masjid harus menggunakan deterjen. Pastikan deterjen yang dipilih adalah yang khusus digunakan untuk mencuci karpet masjid. Harganya pun juga tidak jauh beda dengan deterjen biasa. Ketika kita mencuci karpet menggunakan deterjen ini maka daya bersihnya akan lebih baik. Kotoran yang ada di karpet dapat dibersihkan secara maksimal. Tentu saja hasil cucianya nanti pasti lebih memuaskan.
  4. Membersihkan dengan hati-hati.
    Perlu sekali membersihkan karpet masjid ini dengan berhati-hati. Artinya saat menyikat karpet masjid maka perlu dengan gerakan yang tidak kasar. Sikatnya pun dipilih yang lembut. Mengapa hal ini dilakukan? Jawabannya agar karpet masjid kita itu tidak rusak gara-gara disikat.
  5. Memberikan pewangi.
    Setelah selesai dibersihkan maka karpet dibilas dengan air bersih. Jika sudah dipastikan bersih yang ditandai ketika diguyur air atau disemprot dan dipegang karpetnya tidak ada busa sedikitpun maka itu tandanya sudah bersih betul. Kita jemur sampai kering. Hanya saja saat menjemur maka jangan sampai terlalu lama. Artinya kalau sudah kering maka langsung saja digulung dan disimpan ke masjid. Sesudah itu, jangan lupa untuk kita tambahkan pewangi sehingga aromanya akan wangi.

Begitulah caranya mencuci karpet masjid yang tepat dan benar. Perlu untuk selalu kita perhatikan cara tersebut. Cara ini bila digunakan dalam mencuci karpet di rumah pun sebetulnya juga bisa.

Tips Memilih Hewan Kurban Yang Baik

Setelah kita semua selesai menjalankan ibadah puasa dan berbahagia dengan hari raya idul fitri maka ada momen yang termasuk hari raya umat Islam yang kedatangannya ditunggu-tunggu. Momen itu ialah hari raya idul adha atau sering pula disebut hari raya kurban. Pada hari tersebut kaum muslimin di seluruh dunia melakukan ibadah menyembelih hewan kurban. Kita yang berkeinginan untuk melaksanakan ibadah kurban pun sebaiknya sudah mulai mempersiapkan jauh-jauh hari. Kurang pas bila persiapannya secara mendadak.

Persiapan yang dimaksud di sini tentu mengenai hewan kurbannya. Kita mesti memiliki hewan kurban untuk bisa melakukan ibadah ini. Cara yang bisa dilakukan yakni dengan membeli hewan kurban tersebut. Hanya ada beberapa hewan kurban yang sah untuk dipakai berkurban. Tidak semua hewan bisa digunakan sebagai hewan kurban. Hewan yang boleh digunakan sebagai kurban yakni sapi, unta, kambing, dan domba. Jika ada yang berkurban dengan kerbau maka itu ada yang membolehkan disebabkan kerbau hampir sama dengan sapi. Selain hewan-hewan tersebut maka tidak sah dipakai untuk berkurban. Kalau ada yang berkurban dengan menggunakan kelinci, ayam, bebek, ikan tuna, ikan lele, ikan gurame, dan lain-lain makat tidak diperbolehkan. Meskipun jumlahnya banyak dan harganya lebih mahal sekalipun dari seekor kambing.

Kita mesti memutuskan akan berkurban dengan hewan apa diantara hewan-hewan yang diperbolehkan itu. Apakah mau berkurban dengan sapi, kambing, atau domba. Kalau berkurban dengan unta biasanya hanya di daerah tertentu saja sebab sulit mendapatkan hewan tersebut. Misalnya di negara-negara asia tenggara maka unta tidak mudah diperoleh. Berbeda dengan orang-orang yang tinggal di daerah timur tengah sana. Di daerah tersebut berkurban dengan unta banyak orang yang melakukannya karena mudah mendapatkannya. Untuk satu ekor unta bisa digunakan berkurban sampai sepuluh orang. Namun itu adalah batas maksimalnya. Bila seorang hendak berkorban dengan satu ekor unta tentu tidaklah masalah. Boleh hal ini dilakukan. Untuk satu ekor sapi bisa dipakai berkurban untuk maksimal tujuh orang. Untuk satu ekor kambing dan domba bisa digunakan untuk berkurban satu orang.

Setelah kita memutuskan hewan yang akan kita jadikan kurban maka kita perlu mencari hewan tersebut. Tidak asal mencari. Perlu mengetahui cara memilih hewan kurban yang berkualitas. Kita sudah mengeluarkan sejumlah uang yang tidak sedikit. Tentunya kita ingin memperoleh hewan kurban yang benar-benar berkualitas. Ada beberapa kriteria tentang hewan kurban ini. Pertama, hewan tersebut harus sudah cukup umur. Tidak lantas ada hewan yang sangat gemuk lalu langsung dibeli. Kita mesti memastikan hewan kurban tersebut cukup umur. Mengenai umur ini bisa kita rinci sebagai berikut:

umur hewan kurban

Selain mengenai umurnya, hewan kurban yang kita pilih juga tidak boleh cacat. Ada beberapa hal yang dimaksud cacat di sini.

  1. Tidak buta matanya sebelah
    Hanya buta sebelah saja tidak sah apalagi bila buta keduanya. Lebih tidak sah lagi tentunya.
  2. Tidak pincang ketika jalan
  3. Tidak jelas-jelas sakitnya
  4. Tidak terlalu kurus

Mengenai masalah cacat pada hewan ini bersumber dari hadits yang diriwayatkan An-Nasai dan Abu Daud yang artinya “ada empat hewan yang tidak boleh dijadikan kurban: buta sebelah yang jelas butanya, sakit yang jelas sakitnya, pincang yang jelas pincangnya ketika jalan, dan hewan yang sangat kurus, seperti tidak memiliki sumsum.” Jadi sudah sangat jelas kriteria tentang hewan kurban tersebut.

Di samping itu, kita perlu mengecek kesehatannya. Pastikan hewan yang kita beli nanti benar-benar sehat. Beberapa indikator tentang kesehatan sebuah hewan kurban yakni:

  1. Muka hewan cerah
  2. Gerakan tubuhnya lincah
  3. Nafsu makannya masih tinggi
  4. Suhu tubuhnya berkisar 37 derajat Celcius
  5. Bulu hewan kurban tersebut bersih dan tidak kusam
  6. Kotoran dari hewan tersebut tidak mencret atau normal
  7. Bagian cermin hidung bersih serta basah
  8. Kondisi hewan gemuk

Sangat jelas sekali kriteria hewan yang sehat tersebut. Kita sebagai pembeli bisa memperhatikan dengan teliti hewan tersebut sebelum membelinya. Disarankan juga memilih hewan yang berjenis kelamin jantan. Baik itu unta, sapi, kambing, dan domba. Meskipun memilih hewan yang jantan ini bukanlah hal yang diwajibkan namun ada hikmah yang baik. Dengan menyembelih hewan kurban yang jantan maka jumlah populasi hewan tidak akan khawatir berkurang drastis. Satu hewan jantan bisa membuahi banyak hewan betina. Berbeda dengan hewan betina yang tidak bisa melakukan seperti itu. Konon hewan yang jantan pun memiliki daging yang lebih banyak. Kita semua tentu paham bahwa hewan kurban yang telah disembelih kemudian dagingnya dibagikan kepada masyarakat sekitar. Diharapkan pada hari itu tidak ada orang yang tidak mendapat bagian daging kurban.