Doa Untuk Orang Tua Lengkap Latin dan Artinya

Assalaamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh. Setiap manusia yang dilahirkan di dunia ini pasti memiliki orang tua. Kedua sosok manusia yang berjasa besar bagi seorang anak ialah ibu dan bapak. Tiap orang mungkin menyebut keduanya dengan sapaan akrab masing-masing. Ada yang menyebut ayahnya dengan panggilan ayah, bapak, papi, abi, babe, abah, bape, amang. Tiap daerah memiliki kekhasan masing-masing. Demikian juga ibu. Ada yang memanggil ibunya dengan panggilan ibu, ummi, simbok, mama, mami, enyak, emak, bunda, bundo, bonda, naina, ibuk, umak, amak, inaq, nande. Meski pun ada perbedaan dalam memanggil, tetapi pada intinya sama. Saya yakin para pembaca tulisan ini pun amat beragam dalam memanggil kedua orang tuanya.

Tidak begitu masalah bila terdapat perbedaan dalam memanggil ayah maupun ibu. Yang terpenting panggilan itu tidak salah. Dalam arti kedua orang tua memahami dan mengerti. Bahkan, bila ada seseorang anak yang memanggil orang tuanya langsung ke namanya. Maka itu jelas memperlihat ketidak sopanan. Misalnya saja si Anto punya ayah yang namanya Rudi. Maka kalau Anto memanggil ayahnya tidak langsung ke namanya. Akan tetapi, cara Anto memanggilnya dengan panggilan atau sebutan ayah, bapak, abi, atau yang lainnya. Saya yakin di seantero negeri juga sama dalam hal ini.

Setiap kita mesti mengakui akan jasa besar dari kedua orang tua. Dari dalam kandungan ibu hingga sekarang ini kalau kita renungkan tentunya sangat besar sekali. Hingga kalau kita mau menghitungnya maka rasanya tak terhingga hasilnya. Seorang ibu yang hamil mengalami kondisi tubuh yang tidak senyaman orang yang tak hamil. Dalam kondisi duduk atau tidur saja ia merasa tak enak. Apalagi bila duduk atau pun berjalan. Agak berat rasanya. Akan tetapi karena begitu besar kasih sayangnya kepada anak yang ada di rahimnya, maka apa pun beratnya tetap ringan dirasakan. Ikhlas hatinya menjalani kondisi tersebut. Tak pernah mengeluhkan hal itu kepada orang lain. Selanjutnya, ketika tiba saat proses persalinan. Seorang ibu dalam melahirkan anaknya itu penuh dengan pengorbanan. Rasa sakit tidaklah begitu dihiraukannya. Ia bersemangat untuk tetap melahirkan anaknya dalam kondisi sehat tak kurang suatu apa pun.

Seorang ayah juga tak kalah besar pengorbanannya. Ia rela berpanas panasan di siang hari guna mencari nafkah untuk keluarga. Hujan deras pun tidak menyurutkan langkahnya dalam berusaha mendapatkan rezeki. Jarak yang jauh tempat kerjanya juga tetap ditempuh dengan bersemangat. Kala sudah mendapat uang ia tak lupa mensisihkannya untuk keperluan istri dan anaknya. Tatkala anak masih bayi maka kedua orang tua begadang semalam. Terkadang bayi matanya terjaga bila malam hari. Atau kadang sering bangun di malam hari. Tentu saja ayah dan ibunya harus juga ikut bangun. Tidak tega bila sang buah hati harus bangun sendiri. Orang tua pun harus mengganti popok setiap saat.

Memasuki usia balita, anak-anak dididik selalu. Ia mulai dibelikan beberapa mainan. Ditemani dengan kasih sayang. Anak pun dilatih untuk berjalan. Berlatih berbicara dengan benar. Selanjutnya, anak pun diajari untuk mengenal Allah Subhanahu wa ta’ala. Pendidikan semenjak usia dini sangat penting bagi tumbuh kembang anak. Demikian pula asupan makanan. Kedua orang tua sangat memperhatikan makanan untuk buah hatinya. Makanan yang bergizi dipilihkan untuk diberikan kepada sang anak. Baik dari buah buahan, telur, ikan, daging, susu, dan sebagainya. Meski kadang orang tua mengalami keuangan yang menipis tetap saja diusahakan untuk tetap terpenuhi kebutuhan gizi sang anak. ASI (air susu ibu) tetap diutamakan dan diberikan meski kadang sang ibu ada yang memiliki kesibukan lain. Misalnya sang anak sakit maka orang tua langsung memeriksakannya ke dokter.

Hingga pada usia sekolah sampai kuliah maka segala keperluan pun dicukupi oleh orang tua. Dari kebutuhan seragam, biaya sekolah, uang saku, dan lainnya. Tidak terkira besarnya jumlah biaya yang yang dikeluarkan untuk anaknya itu. Tetapi, orang tua ikhlas dan tidak pernah mengungkit hal itu di kemudian hari. Sungguh besar pengorbanan dari kedua orang tua. Kewajiban sebagai seorang anak mestinya selalu berbakti kepada keduanya. Banyak cara untuk bakti kepada kedua orang tua. Contohnya : taat atas nasihat mereka, tidak membantahnya, dan membantu pekerjaannya.

Yang jangan lupa kita mesti sering-sering membaca doa untuk orang tua dengan khusyuk. Dengan kita membaca doa ini maka kita termasuk anak yang berbakti kepada keduanya. Siapa pun pasti ingin menjadi anak yang shaleh yang ditunjukkan dengan baktinya kepada orang tua yang telah banyak berjasa. Mengenai lafazh doanya yaitu

doa kepada orang tua

Latinnya :
RABBIGHFIRLII WALI WAALIDAYYA WARHAM HUMMA KAMAA RABBAYAANII SHAGHIIRAA.
Artinya:
” Wahai Tuhanku, ampunilah aku dan kedua orang tuaku (Ibu dan Bapakku), sayangilah mereka seperti mereka menyayangiku diwaktu kecil “.

atau yang kedua :

doa untuk kedua orang tua

Latinnya :
ALLAAHUMMAGHFIRLII WALI WAALIDAYYA WARHAM HUMMA KAMAA RABBAYAANII SHAGHIIRAA.
Artinya:
” Wahai Tuhanku, ampunilah aku dan kedua orang tuaku (Ibu dan Bapakku), sayangilah mereka seperti mereka menyayangiku diwaktu kecil “.

atau yang ketiga :

doa kepada orang tua

Latinnya :
RABBIRHAM HUMAA KAMAA RABBA YAANII SHAGIIRAA.
Artinya:
” Wahai, Tuhanku! Sayangillah keduanya sebagaimana mereka berdua telah menyayangiku pada waktu aku kecil.”

atau yang keempat :

doa untuk orang tua

Latinnya :
RABBANAGHFIRLII WALI WAALIDAYYA WALIL MU’MINIINA YAUMA YAQUUMUL HISAAB.
Artinya:
” Ya Tuhan kami, beri ampunlah aku dan kedua ibu bapakku dan sekalian orang-orang mu’min pada hari terjadinya hisab (hari kiamat) “.

Doa tersebut sangatlah pendek. Amat mudah untuk dihafalkan. Setelah salat wajib kita janganlah lupa untuk membaca doa untuk orang tua di atas. Di samping itu, masih banyak waktu lainnya yang bisa kita gunakan untuk membaca doa tersebut. Sampai di sini dulu, semoga artikel ini memberikan manfaat untuk seluruhnya. Wassalaamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh.

Doa Sebelum Belajar Lengkap Dengan Latin dan Artinya

Hampir setiap orang di zaman ini telah mengenyam dunia pendidikan. Dari anak-anak yang usia tiga tahun saja sudah masuk ke penitipan anak. Di sana bukan sekedar penitipan, tetapi sudah diajari kebiasaan hidup yang baik. Setidaknya, belajar cara makan, cara minum, hingga buang air kecil dan besar di toilet atau WC. Setelah menginjak usia TK dan SD (Sekolah Dasar) atau MI (Madrasah Ibtidaiyah), mulailah anak itu diajari cara membaca doa dalam aktivitas sehari-hari, membaca Al Quran, bagaimana akhlak yang baik terhadap orang tua, guru, dan siapa saja.

Tahap pendidikan selanjutnya di tingkat SMP atau MTs (Madrasah Tsanawiyah) yang tentunya bahan pelajarannya lebih banyak lagi. Semisal sampai pada ilmu fiqih, sejarah Islam, al Quran dan Hadits. Pada tingkat SMA (Sekolah Menengah Atas)/ SMK (Sekolah Menengah Kejuruan)/ MA (Madrasah Aliyah) bahan pelajarannya semakin banyak dan kompleks. Ini baru ilmu pendidikan agama Islam. Selanjutnya, pendidikan di perguruan tinggi. Belum ilmu yang lainnya. Misalnya sains, bahasa, dan ketrampilan-ketrampilan yang kalau dirinci banyak sekali. Ini baru pendidikan yang dilakukan di jenjang formal.

Masih banyak media pendidikan yang di luar dari tingkatan tadi. Misalnya saja ada TPA atau TPQ (Taman Pendidikan al Quran) yang jumlahnya tak terhitung di seluruh nusantara. Pendidikan memang tak hanya disebut sebagai atau identik dengan sekolah. Demikian pula dengan belajar. Aktivitas yang satu ini bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja. Tidak mengenal waktu dan juga tempat. Dari anak-anak hingga orang dewasa bahkan orang yang sudah lanjut usia masih patut atau pantas belajar.

Ada sebuah adab yang terpenting untuk setiap kita mulai belajar. Tidak lain hal itu adalah berdoa terlebih dahulu. Hal ini penting dilakukan supaya ilmu yang kita peroleh mendapat keberkahan dari Allah Subhanahu wa ta’ala. Ilmunya pun menjadi bermanfaat di dunia dan akhirat kelak. Nah, lafaz doa sebelum belajar itu adalah antara lain sebagai berikut :

doa sebelum belajar

ALLAAHUMMA AKHRIJNAA MIN DZULUMAATIL WAHMI WA AKRIMNAA BINUURIL FAHMI WAFTAH’ALAINAA BI MA’RIFATIKA WA SAHHIL LANAA ABWAABA FADL- LIKA YA ARHAMAR RAAHIMIIN.

Artinya:
“Ya Allah, keluarkanlah kami dari kegelapan prasangka muliakanlah kami dengan cahaya kepahaman, bukakanlah pengertian ilmu pada kami dan bukakanlah untuk kami pintu-pintu anugerah-Mu, wahai Dzat yang paling penyayang.”

Doa sebelum belajar tersebut termasuk pendek dan mudah sekali dihafal. Di saat kita hendak belajar maka kita bisa membaca doa ini terlebih dahulu. Mendapatkan ilmu yang bermanfat tentu menjadi harapan setiap penuntut ilmu. Apalah artinya banyak ilmunya namun tidak bisa memberi manfaat sedikitpun bagi kehidupan ini. Bisa dikatakan hal itu sebagai ilmu yang sia-sia.

Padahal, kita semua tahu bahwa proses mencari ilmu itu tidaklah mudah. Perlu beberapa hal yang hendaknya disiapkan agar bisa menuntut ilmu. Beberapa hal tersebut, antara lain: perlunya harta. Mengenai harta tidak bisa dipungkiri lagi dalam hal ini. Setiap orang yang akan menuntut ilmu perlu bekal harta yang cukup. Kita lihat saja saat anak-anak kita mau bersekolah atau pun kuliah. Betapa banyak harta yang mesti disiapkan agar bisa sekolah dan kuliah.

Selain harta, orang yang menuntut ilmu perlu yang namanya waktu. Dalam menuntut ilmu itu perlu adanya proses. Tidak bisa mencari ilmu dengan instan. Proses pencarian ilmu ini bahkan tidak sebentar. Prosesnya memakan waktu yang cukup lama. Bisa berbulan-bulan bahkan sampai bertahun-tahun lamanya. Seorang mesti sabar dalam menjalaninya.

Hal lain yang perlu dimiliki oleh orang yang menuntut ilmu adalah guru atau sumber ilmu. Orang yang mencari ilmu perlu untuk memiliki guru. Dari guru inilah ilmu bisa didapatkan dengan mudah. Dari paparan tersebut, alangkah ruginya bila ilmu yang diperoleh dengan banyaknya pengorbanan itu menjadi tidak bermanfaat. Maka sebelum kita mulai menuntut ilmu hendaknya perlu berdoa dengan baik. Di samping itu, ada hal lain yang tidak boleh dilupakan yakni akhlak kita kepada guru. Sebagai seorang murid yang ingin ilmunya bermanfaat maka mesti betul-betul hormat kepada guru. Demikian, semoga artikel ini memberi manfaat untuk para pembaca.

Doa Menerima Zakat Fitrah Beserta Artinya

Assalaamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh. Teman-teman tentu berbahagia bila bulan Ramadhan segera tiba. Di saat itu kita bisa beribadah dengan baik dan dapat meraih pahala sebanyak-banyaknya. Kesempatan seperti tidak boleh terabaikan begitu saja. Selain puasa ada juga amalan ibadah penting yang biasa dikerjakan pada bulan ramadhan. Satu diantaranya ialah membayar zakat fitrah. Hukum membayar zakat fitrah pun termasuk hal yang wajib bagi tiap muslim baik laki-laki maupun perempuan. Kalau sudah mampu maka wajib membayarnya.

Anak-anak pun juga tetap wajib membayar zakat fitrah. Hanya saja, bagi anak-anak tentu yang membayarkannya adalah kedua orang tuanya. Karena anak-anak belum memiliki kemampuan tentunya. Bentuk zakat fitrah berupa makanan pokok. Dengan membayar zakat maka kita telah memenuhi kewajiban sebagai seorang muslim. Dimana zakat termasuk bagian dari rukun Islam yang lima itu. Maka sebagai seorang muslim yang baik tentu akan membayar zakat fitrah ini.

Ada yang membayar zakat fitrah. Di pihak yang lainnya ada yang menerima zakat fitrah. Di saat ada yang memberi maka ada yang menerima. Satu hal yang perlu menjadi perhatian bagi mereka yang mendapatkan zakat fitrah. Bagi orang yang menerima zakat fitrah ada doa yang bisa dilafadzkan. Doa menerima zakat fitrah yakni:

doa menerima zakat

Latinnya :
AAJARAKALLAAHU FIIMAA A’THAITA WA BAARAKA FIIMAA ABQAITA WA JA’ALAHU LAKA THAHUURAN.
Artinya :
Semoga Allah memberikan pahala kepadamu pada barang yang engkau berikan (zakatkan) dan semoga Allah memberkahimu dalam harta-harta yang masih engkau sisakan dan semoga pula menjadikannya sebagai pembersih (dosa) bagimu.

Membaca doa di atas tentu bukanlah hal yang sulit untuk dilakukan. Semua orang bisa melakukannya sebab tidak terlalu panjang lafadznya. Menghafalkannya tidaklah butuh waktu yang amat lama. Dalam doa tersebut, seseorang yang menerima zakat mendoakan agar orang yang membayar zakat tersebut diberi pahala. Tidak hanya diberi pahala saja. Orang yang membayar zakat tersebut didoakan agar diberkahi harta-hartanya. Di samping itu, zakat yang dibayarkan dapat menjadi pembersih dosa. Semoga artikel ini memberi manfaat untuk para pembaca sekalian. Wassalaamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh.

Doa Berlindung Dari Empat Keburukan

Assalaamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh. Mempelajari doa berlindung dari empat keburukan amatlah perlu kita segerakan. Betapa tidak? Kita yang hidup di alam dunia fana ini selalu berharap untuk mendapatkan kebaikan-kebaikan. Setiap waktu dan setiap nafas kita. Harapannya selalu seperti itu. Akan tetapi, di dunia ini ada berbagai keburukan. Kita sebagai makhluk yang amat lemah perlu sekali memohon perlindungan dari Allah subhanahu wa ta’ala.

Kalau dirinci apa saja keburukan yang ada di muka bumi ini tentu akan banyak sekali. Kita mungkin akan kesulitan dalam menghitungnya atau menguraikannya satu per satu. Tetapi, kita bisa memohon kepada Allah subhanahu wa ta’ala dari beberapa keburukan. Diantara keburukan tersebut yakni hati yang tak khusyuk, ilmu yang tidak bermanfaat, doa yang tidak dikabulkan, serta jiwa yang tidak puas.

Kita bisa membaca doa berlindung dari empat keburukan. Di dalam kesempatan ini kita akan membahas lebih jauh mengenai doanya. Untuk pertama yang mesti kita ketahui dulu yakni berkaitan dengan lafadz atau tulisan arabnya. Lalu, bila sudah mengetahui tulisan arabnya maka kita perlu tahu artinya. Kalau sudah paham atau menguasai bahasa arab mungkin akan langsung tahu arti dari setiap lafadz doa. Tetapi, karena banyak yang belum menguasai bahasa arab maka perlu kami tulis artinya juga di sini. Berikut bisa kita simak.

Doa Berlindung Dari Empat Keburukan Lengkap

Latinnya:
ALLAHUMMA INNI A’UUDZU BIKA MIN ‘ILMIN LAA YANFA’ WA MIN QALBIN LAA YAKHSYA’ WA MIN NAFSIN LAA TASYBA’, WA MIN DU’AA IN LAA YUSMA’.
Artinya:
” Ya Allah, aku berlindung kepada Engkau dari ilmu yang tidak bermanfaat, dari hati yang tidak khusyuk, dari jiwa yang tidak merasa puas, dan dari doa yang tidak didengar (tak dikabulkan).”

Setelah mengetahui lafadz doanya sekarang kita bisa langsung menghafalkannya. Tidak sulit kalau memang betul-betul ditekuni. Beberapa kesempatan yang ada bisa dimanfaatkan untuk menghafal doa tersebut. Ada beberapa penjelasan penting mengenai arti atau makna dari doa di atas.

Berkaitan dengan arti doa agar terhindar dari empat hal ada beberapa hal yang perlu kita pahami. Pemahaman ini amat penting karena bila kita paham maka membacanya pun akan lebih khusyuk. Mengenai makna ilmu yang bermanfaat maksudnya sebuah ilmu yang taik memberikan manfaat bagi para pemiliknya. Baik itu manfaat saat di dunia ini. Terlebih manfaatnya bagi akhirat kelak.

Maksud dari hati yang tidak khusyuk ialah kondisi hati yang tak merasa tenang di saat berdzikir kepada Allah subhanahu wa ta’ala. Bahkan hati tersebut tidak mampu menghayati dan merenungkan ayat dan kekuasaan Allah. Kondisi hati tersebut tentu tidak ingin terjadi pada diri kita bukan? Kita tentu menginginkan hati yang khusyuk selalu.

Lantas maksud jiwa yang tidak puas yakni kondisi jiwa yang tidak bisa qanaah dan bersyukur atas segala nikmat Allah subhanahu wa ta’ala. Orang yang memiliki jiwa seperti ini tentu tidaklah akan beruntung. Ia akan jauh dari rasa bahagia. Terlebih lagi bagi orang yang tidak bersyukur itu maka tidak akan ditambah nikmatnya.

Sedangkan doa yang tidak didengar ialah doa yang tidak dikabulkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala. Tentu saja kita semua sangat menginginkan doa-doa yang dipanjatkan setiap saat atau hari itu bisa dikabulkan. Semua orang muslim tentu berharap dengan sangat agar doanya dapat dikabulkan. Demikian pembahasan kali ini. Akhirnya, kami berharap artikel ini menambah kemanfaatan bagi teman-teman semuanya. Wassalaamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh.

Doa Keluar WC Lengkap Dengan Artinya

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh. Setiap kali kita pergi ke WC atau toilet. Bahkan tiap pagi atau setiap hari kita melakukannya. Sebab semua itu dilakukan sebagai rutinitas untuk membuang kotoran yakni buang air besar. Lancarnya membuang kotoran atau buang air besar ini merupakan bagian nikmat yang mesti kita selalu di syukuri. Rasanya plong bila sudah bisa keluar kotorannya itu.

Saat setelah selesai buang air besar, kita pun keluar dari WC. Nah, kita sudah selayaknya membaca doa keluar WC saat itu. Ini menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari. Mengenai lafadznya yakni:

tulisan latinnya :
ALHAMDULILLAHIL LADZII ADZHABA ‘ANNIL ADZAA WA ‘AAFAANII.
Artinya :
Segala puji milik Allah yang telah menghilangkan dariku kotoran/ penyakit dari badanku dan yang telah menyehatkanku.

Singkat doanya. Dengan begitu kita akan mudah untuk bisa menghafalkannya. Saat kita keluar dari WC maka kita patut untuk memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah subhanahu wa ta’ala. Bagaimana tidak? Orang yang bisa BAB atau buang air besar itu akan merasakan hal yang nyaman dan enak sekali. Bahkan ada fenomena menarik yang sering terjadi kaitannya dengan orang yang bisa BAB lancar tersebut. Pikiran orang tersebut akan menjadi lebih cemerlang setelah bisa BAB secara lancar. Saat ada rapat misalnya. Maka akan muncul ide-ide yang cerdas.

Mungkin ada yang beranggapan hal itu biasa-biasa saja. Akan tetapi, kalau dibalik misalnya. Dibalik dalam arti kita membayangkan seolah-olah susah dan sulit untuk buang air besar. Maka dalam keadaan yang demikian barulah kita akan menyadari begitu nikmat dan pentingnya bisa BAB dengan lancar di WC. Metode terbalik ini cukup efektif untuk mengubah persepsi seseorang yang salah dalam menganggap sesuatu. Utamanya tentang nikmat Allah Subhanahu wa ta’ala yang telah kita rasakan.

Ketika dibalik akhirnya akan memudahkan kita untuk menyadari memang luar biasa nikmatnya bisa buang air besar secara lancar itu. Dan mesti juga untuk diingat bahwasannya yang bisa menghilangkan kotoran atau mengeluarkan kotoran dari badan kita itu hanya Allah subhanahu wa ta’la. Sedangkan kita semua tahu bahwasannya kotoran tersebut adalah penyakit. Maka mestilah harus dikeluarkan segera.

Ini artinya bahwa bisa melakukan buang air besar dengan lancar itu juga membuat diri kita semakin sehat. Nikmat sehat ini semakin penting dari dulu hingga saat ini. Bahkan nikmat sehat itu peringkatnya nomor dua setelah nikmat memiliki iman. Maka kita memuji kepada Allah subhanahu wa ta’ala yang telah memberikan kenikmatan kesehatan dengan ditandai bisa lancar buang air besar itu. Dari kesehatan ini maka kita akan bisa melakukan berbagai hal dengan lancar dan tidak ada halangan yang berarti.

Bentuk syukur yang penting dalam kaitannya keluar dari WC yakni membaca doa. Di samping membaca doa, ada juga beberapa adab ketika keluar dari WC ini yang perlu diperhatikan. Diantaranya saat keluar dari WC kita melangkahkan kaki kanan terlebih dahulu. Meski pun sederhana tetapi ini juga amat penting dan bermanfaat. Demikian semoga menambah kebaikan atas apa yang kami tulis ini. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh.

Bacaan Doa Setelah Sholat Wajib Lima Waktu Lengkap Latin dan Artinya

Assalaamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh. Bagaimana kabar teman-teman semuanya. Semoga teman-teman selalu dalam keadaan sehat dan bahagia. Tidak kurang dari suatu apa pun. Nikmat seperti ini mesti selalu disyukuri. Insya Allah, akan ditambah lagi kita dengan nikmat-nikmat lainnya yang jauh lebih besar. Sebagai seorang muslim kita sudah paham apa saja rukun Islam itu. Iya, ada 5 rukun Islam. Pertama, mengucapkan kalimah syahadat. Kedua, mendirikan shalat wajib. Ketiga, mengerjakan ibadah puasa di bulan ramadhan. Keempat, membayar zakat. Dan yang kelima, melaksanakan ibadah haji. Ibadah haji dikerjakan bagi mereka yang mampu melakukannya.

Menjadi penting untuk kita memperhatikan rukun Islam. Satu ibadah yang dikerjakan setiap hari ialah rukun Islam yang kedua. Mendirikan atau melaksanakan ibadah shalat wajib lima waktu. Ini yang menjadi fokus perhatian kita pada kesempatan ini. Shalat menjadi ibadah yang sehari mesti dilakukan dalam 5 kali atau 5 waktu. Adapun waktu-waktu tersebut yakni subuh, zhuhur, asar, maghrib, dan isya’. Shalat sangat penting untuk menjadikan tiap muslim tercegah dari segala perbuatan keji dan munkar.

Hal tersebut dijelaskan di dalam firman Allah di dalam Al-Quran. Allah subhanahu wa ta’ala telah berfirman di dalam Surat Al-Ankabut ayat 45, yang artinya: Bacalah Kitab (Al-Qur’an) yang telah diwahyukan kepadamu (Muhammad) dan laksanakanlah salat. Sesungguhnya salat itu mencegah dari (perbuatan) keji dan mungkar. Dan (ketahuilah) mengingat Allah (salat) itu lebih besar (keutamaannya dari ibadah yang lain). Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.

Ketika kita sudah rutin dan disiplin menjalankan shalat ini maka akan terwujud manfaatnya. Di saat telah selesai mengerjakan shalat pun ada perintah untuk berdoa. Sehabis mengucapkan salam maka sebaiknya tidak langsung berdiri lalu pergi. Hendaknya duduk sebentar untuk membaca doa setelah shalat dengan khusyuk. Waktu selesai dari mengerjakan shalat ini menjadi kesempatan yang terbaik salah satunya untuk berdoa. Jadi, alangkah ruginya bila kita tidak memanfaatkan waktu tersebut dengan baik. Sebab dalam sehari semalam hanya ada 5 kali kesempatan kita menemui momen seperti itu.

Ada rangkaian dzikir dan doa sesudah shalat yang perlu kita ketahui. Kita perlu untuk memahaminya agar kita bisa membacanya dengan baik. Tidak hanya lafadz-lafadznya saja akan tetapi termasuk pula mengetahui artinya. Berikut ini kami akan tuliskan secara lengkap lafadz bacaanya.

  1. Membaca lafadz istighfar 3 kali.

Latinnya:
ASTAGHFIRULLAH.
Artinya :
Aku mohon ampun kepada Allah

  1. Kemudian membaca doa.

Latinnya:
ALLAHUMMA ANTAS SALAAM WA MINKAS SALAAM TABAARAKTA YAA DZAL JALAALI WAL IKRAM.
Artinya :
Ya Allah, Engkau pemberi keselamatan, dan dari-Mu keselamatan, Maha Suci Engkau, wahai Tuhan Yang Pemilik Keagungan dan Kemuliaan.

  1. Lantas membaca dzikir kepada Allah subhanu wa ta’ala. Dzikir yang dimaksud ialah tasbih, tahmid, dan takbir. Masing-masing sebanyak 33 kali.

Latinnya:
SUBHANALLAH
Artinya :
Maha suci Allah

Latinnya:
ALHAMDULILLAH
Artinya :
Segala puji bagi Allah

Latinnya:
ALLAHU AKBAR
Artinya :
Allah Maha Besar

  1. Jika sudah selesai maka dilanjut dengan bacaan berikut.

Latinnya:
LAA ILAHA ILLALLAHU WAHDAHU LAA SYARIKA LAH. LAHUL MULKU WA LAHUL HAMDU WA HUWA ‘ALAA KULLI SYAI IN QADIIR.
Artinya:
Tiada Tuhan kecuali Allah, Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagiNya. Bagi-Nya kerajaan dan pujaan. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.

  1. Kemudian kita membaca ta’awudz.

Latinnya:
A’UUDZU BILLAAHI MINASY SYAYTHAA NIR RAJIIM.
yang artinya :
aku berlindung kepada Allah dari setan yang terkutuk.

  1. Membaca ayat kursi.

Latinnya:
ALLAAHULAA ILAAHA ILLAA HUWAL HAYYUL QAYYUUM, LAA TAKHUDZUHUU SINATUW WALAA NAUM, LAHUU MAA FISSAMAAWAATI WAMAAFIL ARDH. MANGDZAL LADZII YASYFA’U INDAHUU ILLAA BI IDZNIH, YA’LAMU MAA BAINA AYDIIHIM WAMAA KHALFAHUM, WALAA YUHIITHUUNA BISYAI’IM MIN ILMIHII ILLAA BIMAA SYAA, WASI’A KURSIYYUHUS SAMAAWAATI WAL ARDHA WALAA YA UUDUHUU HIFZHUHUMAA WAHUWAL ALIYYUL AZHIIM.
Artinya:
Allah, tidak ada tuhan selain Dia. Yang Maha Hidup, Yang terus menerus mengurus (makhluk-Nya), tidak mengantuk dan tidak tidur. Milik-Nya apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya. Dia mengetahui apa yang di hadapan mereka dan apa yang di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui sesuatu apa pun tentang ilmu-Nya melainkan apa yang Dia kehendaki. Kursi-Nya meliputi langit dan bumi. Dan Dia tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Dia Maha Tinggi, Maha Besar.

  1. Kita berikutnya membaca Surat Al-Fatihah, Surat An-Nas, Surat Al-Falaq, dan Surat Al-Ikhlas.
    Surat Al-Fatihah:

Latinnya :

  1. BISMILLAA HIRRAHMAA NIRRAHIIM.
  2. ALHAMDU LILLAAHI RABBIL’AALAMIIN.
  3. ARRAHMAA NIRRAHIIM.
  4. MAALIKI YAUMIDDIIN.
  5. IYYAAKA NA’BUDU WA IYYAAKA NASTA’IIN.
  6. IHDINASHSHIRAA THALMUSTAQIIM.
  7. SHIRAA THALLADZIINA AN ’AMTA ‘ALAIHIM GHAIRIL MAGHDHUUBI ‘ALAIHIM WA LADHDHAALLIIN.

Artinya adalah :

  1. dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
  2. segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.
  3. Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
  4. yang menguasai di hari Pembalasan.
  5. hanya Engkaulah yang Kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah Kami meminta pertolongan.
  6. Tunjukilah Kami jalan yang lurus,
  7. (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.

Surat An-Nas:

Latinnya :

  1. QUL A’UUDZU BIRABBIN NAAS.
  2. MAALIKIN NAAS.
  3. ILAAHIN NAAS.
  4. MIN SYARRIL WAS WAASIL KHANNAAS.
  5. ALLADZII YUWAS WISU FII SHUDUURIN NAASI.
  6. MINAL JINNATI WAN NAAS.

Artinya:

  1. Katakanlah, “Aku berlindung kepada Tuhannya manusia,
  2. Raja manusia,
  3. sembahan manusia,
  4. dari kejahatan (bisikan) setan yang bersembunyi,
  5. yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia,
  6. dari (golongan) jin dan manusia.”

Surat Al-Ikhlas:

Latinnya :

  1. QUL HUWA ALLAAHU AHAD.
  2. ALLAAHUSH-SHAMAD.
  3. LAM YALID WALAM YUULAD.
  4. WA LAM YAKULLAHU KUFUWAN AHAD.

Artinya :

  1. Katakanlah: “Dia-lah Allah, yang Maha Esa.
  2. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu.
  3. Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan,
  4. dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia.”

Surat Al-Falaq:

Latinnya :

  1. QUL A’UUDZU BI RABBIL FALAQ.
  2. MIN SYARRI MAA KHALAQ.
  3. WA MIN SYARRI GHAASIQIN IDZAA WAQAB.
  4. WA MIN SYARRINNAFFAA TSAATI FIIL ’UQAD.
  5. WA MIN SYARRI HAASIDIN IDZAA HASAD.

Artinya:

  1. Katakanlah: “Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh,
  2. dari kejahatan makhluk-Nya,
  3. dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita,
  4. dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul.
  5. dan dari kejahatan pendengki bila ia dengki.”

9. Membaca shalawat kepada Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wa sallam.

bacaan shalawat


latinnya:
ALLAHUMMA SHALLI ‘ALAA MUHAMMADIN WA ‘ALAA ‘AALI MUHAMMAD.
yang artinya:
Ya Allah, limpahkan kesejahteraan kepada Muhammad dan keluarga Muhammad .

10. Membaca pujian kepada Allah subhanahu wa ta’ala.

latinnya :
ALHAMDU LILLAAHI RABBIL’AALAMIIN.
artinya:
Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.

  1. Lalu kita membaca doa-doa. Mengenai doa ini kita boleh memilih. Bisa kita membaca doa yang bersumber dari Al-Quran atau pun hadits. Bisa pula membaca doa dengan bahasa kita sendiri dan isi doa pun bebas. Diantara doa-doa yang bisa kita baca yakni:

1).Doa mohon petunjuk dan taqwa

doa mohon taqwa

Latinnya:
ALLAAHUMMA INNII AS-ALUKAL HUDAA WAT TUQAA WAL ‘AFAAFA WAL GHINAA.
Artinya:
Ya Allah, aku memohon kepada-Mu petunjuk, ketaqwaan, keterjagaan, dan kekayaan.

2).Doa mohon dicukupkan kebutuhan hidup dan dilepaskan dari hutang.

doa agar dilepaskan dari hutang

Latinnya :
ALLAHUMMAK FINII BI HALAALIKA ‘AN HARAAMIKA, WA AGH NINII BI FADHLIKA ‘AMMAN SIWAAKA.
Artinya :
” Ya Allah cukupkanlah aku dengan yang halal dan jauhkanlah aku dari yang haram, dan cukupkanlah aku dengan karunia-Mu dari bergantung pada selain-Mu”.

3).Doa untuk kedua orang tua.

doa untuk orang tua

Latinnya :
ALLAAHUMMAGHFIRLII WALI WAALIDAYYA WARHAM HUMMA KAMAA RABBAYAANII SHAGHIIRAA.
Artinya:
” Wahai Tuhanku, ampunilah aku dan kedua orang tuaku (Ibu dan Bapakku), sayangilah mereka seperti mereka menyayangiku diwaktu kecil “.

4).Doa mohon kebaikan dunia serta akhirat.

doa bahagia dunia akhirat

Latinnya:
RABBANAA AATINAA FIDDUN YAA HASANAH, WA FIL AAKHIRATI HASANAH, WAQINAA ‘ADZAA BAN NAAR.
Artinya :
Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan hidup di dunia dan kebaikan hidup di akhirat, dan lindungilah kami dari azab neraka.

  1. Kita selanjutnya mengakhiri seluruh dzikir dan doa tersebut dengan membaca:
bacaan doa penutup

Latinnya:
WA SALAAMUN ‘ALAL MURSALIIN. WAL HAMDULILLAAHI RABBIL ‘AALAMIIN.
Artinya :
Dan selamat sejahtera bagi para rasul. Dan segala puji bagi Allah Tuhan seluruh alam.

Itulah bacaan dzikir dan doa setelah shalat secara lengkap. Ketika kita telah menghafalkannya maka tinggal langsung saja dipraktekkan dalam kehidupan ini. Termasuk pula pemahaman terhadap artinya perlu kita lakukan. Mengetahui arti dari bacaan yang kita baca menjadikan kita semakin khusyuk tatkala membacanya. Demikian semoga tulisan ini memberikan manfaat kepada teman-teman semuanya.

Doa Ketika Bersin Lengkap Dengan Artinya

Assalaamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh. Hari ini nampaknya cerah sekali cuacanya. Tadi malam memang hujan begitu deras. Tetapi pagi ini sinar matahari begitu terangnya memancar. Tak ada mendung yang ada di langit. Bersiaplah untuk memulai aktivitas harian rutin. Bekerja seperti biasanya. Tidak lupa sebelumnya telah sarapan pagi dan mengerjakan shalat sunah dhuha terlebih dahulu.

Ada yang menjadi peristiwa menarik di pagi ini. Setelah shalat dhuha dan mau berangkat bekerja saya bersin berkali-kali. Oleh istri diingatkan agar berdoa di kala bersin itu. Persis dengan pengajian pada malam harinya di masjid yang membahas tentang masalah bersin. Memang bersin itu bisa terjadi kepada semua orang. Tak ada satu pun yang bisa bebas dari bersin. Maka masalah bersin pun diatur dengan baik oleh agama.

Satu cara bersin yang penting untuk kita ketahui ialah dengan membaca doa. Setiap seseorang muslim sedang bersin maka hendaknya membaca doa ketika bersin tiap kali melakukannya. Lafazhnya tidak sulit kok untuk dibaca. Silakan disimak berikut ini selengkapnya.

Doa Ketika Bersin

ALHAMDULILLAH
Artinya :
“Segala puji bagi Allah.”

Sangatlah pendek dan mudah sekali dihafalkan. Apalagi lafazh ini termasuk kalimat tahmid yang sudah diketahui oleh banyak orang. Tidak perlu lagi berusaha menghafalnya karena sudah begitu sering mendengarnya. Kalau pun ada yang sulit tentu memulai menghafalkannya pun tidak perlu waktu yang agak lama. Lafazh di atas pun termasuk potongan ayat kedua dari Surat Al-Fatihah. Sedang surat Al-Fatihah ini kita baca sehari-hari. Khususnya saat menjalankan kewajiban ibadah shalat.

Meskipun mudah dalam pengucapannya, namun tidak sedikit orang yang telah mempraktekkannya di dalam kehidupan keseharian mereka. Pengamalan memang tidak semudah dalam menghafalkannya. Kalau cuma menghafalkannya perlu waktu yang tidak lama. Namun, bilamana hendak mengamalkan doa ini perlu berlatih mungkin. Mengapa mesti berlatih? Iya supaya bisa mengamalkan lafazh doa tersebut. Setiap bersin berusaha untuk berdoa seperti ini. Sekali lagi meskipun mudah dalam menghafal doa tetapi tidak dalam pengamalan. Padahal, yang terpenting setelah mempelajari doa ini yakni di dalam mengamalkannya.

Kita pun mesti mengetahui makna dari doa di atas. Di dalam doa tersebut kita mengucapkan syukur kepada Allah subhanahu wa ta’ala. Orang bisa bersin itu sebetulnya bagian dari nikmat yang luar biasa. Kita pun mungkin pernah tidak bisa bersin pada suatu waktu. Rasanya tentu tidak enak dan tak lega. Berbeda bila bersin lancar. Orang yang telah bersin pun merasa tubuhnya lebih sehat dan nyaman. Maka inilah pentingnya kita membaca doa saat bersin. Meski bersin terkadang dianggap hal yang sederhana dan sepele tetapi bersin kenyataannya sangatlah penting. Bersin ini bagian dari nikmat yang luar biasa. Wassalaamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh.

Inilah Bacaan Doa Iftitah Dalam Sholat

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh. Kali ini kita akan belajar tentang bacaan shalat. Masalah ibadah shalat tidak bisa dipandang remeh bagi tiap muslim. Pekerjaan ini menjadi rukun Islam yang mesti dikerjakan tiap hari. Dalam sehari semalam ada lima kali shalat yang harus dikerjakan. Subuh, dhuhur, asar, maghrib, dan isya merupakan jenis shalat yang kita perlu kerjakan. Untuk menjalankan shalat kita perlu mengetahui gerakan dan juga bacaannya dengan baik. Nah untuk kali ini kami akan membahas doa iftitah di dalam shalat secara lengkap. Baik itu latin dan juga artinya di dalam bahasa Indonesia. Bagi mereka yang belum bisa membaca Al-Quran dengan baik atau tartil, adanya penulisan latin ini sedikit banyak ikut membantu. Meski bagaimana pun juga. Tidak bisa tulisan tersebut menggantikan lafazh arabnya yang asli. Maka bila belum bisa membaca Al-Quran hendaknya berusaha belajar sesegera mungkin. Selagi masih ada kesempatan untuk belajar. Baiklah langsung saja kita simak bacaannya di bawah ini. Sering pula orang menyebut doa istiftah Allahumma Baid. Silakan menyimaknya.

Inilah Bacaan Doa Iftitah Dalam Sholat

Untuk latinnya :
ALLAHUMMA BAA’ID BAINII WA BAINA KHATHAA YAAYA KAMAA BAA’ADTA BAINAL MASYRIQI WAL MAGHRIB. ALLAHUMMA NAQQINII MIN KHATAAYAAYA KAMAA YUNAQATS TSAUBUL ABYADHU MINAD DANAS. ALLAHUMAGH SILNII MIN KHATHAA YAAYA BIL MAA’I WATS TSALJI WAL BARADI.
Artinya :
Ya Allah, jauhkan antara aku dan kesalahan-kesalahanku, sebagaimana Engkau menjauhkan antara timur dan barat. Ya Allah, bersihkanlah aku dan kesalahan- kesalahanku, sebagaimana baju putih dibersihkan dari kotoran. Ya Allah, cucilah aku dari kesalahan-kesalahanku dengan salju, air dan air es.

Lafazh doa tersebut dari hadits riwayat Imam Bukhari. Sudah sering memang yang membahas tentang doa bacaan iftitah tersebut. Namun, rasanya tidak pernah kering untuk kita membahasnya lagi. Tidak pernah bosan untuk mendapatkan hikmah yang luas ketika kita membahasnya. Bagaimana tidak? Doa di atas memiliki beberapa makna yang sangat bagus. Akan merugi bila kita tidak mau mempelajarinya. Diantara makna yang penting itu adalah

  1. Kita bermohon kepada Allah subhanahu wa ta’ala agar dijauhkan dari berbagai kesalahan-kesalahan. Bahkan yang kita inginkan atau mohonkan itu bahwasannya antara kita dan kesalahan-kesalahan itu jauhnya antara timur dan barat. Sangat jauh sekali berarti. Karena yang namanya timur dan barat itu merupakan dua arah yang tidak akan pernah dekat atau menjadi satu. Barat adalah lawannya timur demikian juga sebaliknya. Timur adalah lawannya barat dalam hal arah. Pada intinya, kita ingin terjauhkan dari kesalahan-kesalahan sejauh-jauhnya.
  2. Bilamana telah memiliki kesalahan dan dosa maka bermohon agar dibersihkan. Sepertihalnya pakaian putih yang bersih. Tatkala kita melihat pakaian putih maka di sana dengan jelas bersihnya. Bila ada kotoran sebesar uang logam saja maka akan kelihatan sekali. Bahkan meski pun ada satu titik saja tetap akan terlihat dengan amat jelas. Jadi, tingkat bersihya memang luar biasa. Sebagaimana dosa dan kesalahan itu. Kita ingin juga bersihnya memang sangat bersih.
  3. Kita bermohon juga dibersihkan dosa kita dengan salju, air dan es. Daya cucinya tentu akan sangat bagus. Karena begitu ingin bersihnya kita dari dosa dan kesalahan sampai membersihkannya dengan salju, es dan juga air. Luar biasa.

Masih banyak sebetulnya doa yang lainnya. Semoga pembahasan singkat tentang bacaan shalat wajib kali membawa banyak manfaat. Manfaat yang tidak hanya dirasakan kala hidup dunia yang fana ini saja. Akan tetapi, manfaatnya akan sampai dinikmati nanti di akhirat kelak yang abadi. Sampai bertemu lagi di pembahasan atau artikel yang lainnya. Sukses untuk para pembaca semuanya. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh.

Doa Wudhu Lengkap Dengan Artinya

Sampai pada hari ini kita selalu mendapatkan berbagai nikmat yang luar biasa. Doa kita semua agar selalu memohon semuanya dalam keadaan mendapat nikmat. Terutama nikmat keimanan dan juga kesehatan. Dua macam nikmat yang amat agung dan besar. Terkadang hanya harta saja yang dipandang sebagai nikmat itu. Namun, iman dan kesehatan ternyata jauh lebih penting dan besar dibanding nikmat harta. Walau pun terkadang banyak orang yang tidak menyadarinya. Dengan iman dan sehat badan ini akan bisa melakukan berbagai kebaikan di dalam hidup. Termasuk ibadah thaharah wudhu yang sering kita lakukan tiap hari sebelum mengerjakan ibadah shalat.

Mengerjakan ibadah thaharah mudah dilakukan bagi mereka yang sehat badannya. Ia bisa melakukan dari awal hingga akhir tanpa ada halangan sedikit pun. Satu bentuk ibadah thaharah ialah melakukan wudhu. Secara bahasa kata wudhu ini memiliki makna kebersihan dan juga keindahan. Sedangkan secara istilah wudhu merupakan sebuah ibadah khusus ritual yang bertujuan untuk mensucikan diri dari hadats kecil dengan memakai media air yang mensucikan. Perlu digaris bawahi bahwa wudhu itu termasuk ibadah ritual. Di sana ada hal-hal yang harus diperhatikan. Semua yang dilakukan di dalam praktik ibadah wudhu itu mesti berdasarkan contoh dari Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam. Untuk mengetahuinya bagaimana Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wa sallam melakukan wudhu maka kita mesti belajar ilmu agama Islam. Jadi, dalam wudhu itu tidak hanya sekedar untuk membersihkan diri saja. Akan tetapi tuntunan dari Nabi harus kita jalankan.

Berkaitan dengan dalil wudhu, kita bisa membuka Al-Quran Surat Al-Maidah ayat 6, arti dari ayat tersebut yakni ” Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan salat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki. Jika kamu junub, maka mandilah. Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, maka jika kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu. Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, agar kamu bersyukur.”

Sedangkan dalil dari hadis adalah “Tidak ada shalat bagi orang yang tidak punya wudhu”. Hadis ini diriwayatkan oleh Abu Daud dan Ibnu Hiban juga Imam Ahmad. Untuk tata cara wudhu secara ringkas adalah

  1. Niat
  2. Membasuh wajah
  3. Membasuh kedua tangan (membasuhnya sampai bagian siku terbasahi)
  4. Mengusap kepala
  5. Membasuh kaki
  6. Melakukan semua gerakan wudhu dengan tertib. Artinya urut dari pertama sampai yang terakhir.

Sebelum melakukan wudhu maka kita hendaknya membaca bismillah terlebih dahulu. Kami yakin teman-teman semua sudah tidak ada kesulitan dalam membacanya. Arti dari lafazh tersebut yakni dengan menyebut nama Allah. Mengetahui arti dari bacaan sangatlah penting agar kita semakin mantap dan khusyu. Pun demikian ketika kita sudah selesai melaksanakan wudhu. Tepatnya kita sudah selesai membahasuh kedua kaki sampai tumit. Perlu teman-teman memperhatikan betul bila saat membasuh kaki ini maka kita harus mengeceknya. Pastikan tumit terbasahi. Karena tumit termasuk batas bagian kaki yang mesti terbasahi. Nah, setelah selesai dari membasuh kaki ini maka kita membaca doa. Untuk lafazh doa wudhu lengkap bisa kita simak di bawah ini.

Doa Wudhu Lengkap Dengan Artinya

ASYHADU ALLAA ILAAHA ILLALLAAHU WAHDAHUU LAA SYARIIKA LAH. WA ASYHADU ANNA MUHAMMADAN ‘ABDUHUU WA RASUULUH. ALLAAHUMMAJ’ALNII MINAT TAWWAABIINA WAJ’ALNII MINAL MUTATHAHHIRIIN. WAJ’ALNII MIN ‘IBAADIKASH SHAALIHIIN.

Arti dari lafazh tersebut yakni:
“Aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan yang berhak disembah selain Allah, tidak ada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad itu adalah hamba dan utusan Allah. Ya Allah, jadikanlah aku dari golongan orang-orang yang bertaubat dan jadikanlah aku dari golongan orang-orang yang suci dan jadikanlah aku dari golongan hamba-hamba-Mu yang shaleh”

Membaca doa setelah wudhu ini memang bukan hal yang wajib atau harus dilakukan. Tetapi meskipun begitu membaca doa yang termasuk sunah dalam berwudhu ini sangat penting. Dengan membacanya maka wudhu kita akan semakin sempurna. Setiap muslim yang melakukan wudhu tentu mengharapkan wudhunya bisa lebih sempurna. Dalam makna doa tersebut kita bisa memperhatikannya dengan baik. Di situ disebutkan dua kalimat syahadat. Kita mengakui Allah subhanahu wa ta’ala yang berhak untuk disembah. Tidak ada tuhan selain Allah subhanahu wa ta’ala. Selain itu, kita pun mengakui bahwa Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wa sallam adalah utusah Allah subhanahu wa ta’ala. Selanjutnya, kita juga memohon agar bisa menjadi orang yang senantiasa bertaubat dari dosa.

Dalam doa itu kita pun bermohon agar menjadi orang yang suci dan termasuk golongan orang-orang yang shaleh. Begitu nikmatnya bila kita sudah dimasukkan sebagai hamba yang shaleh. Dunia ini seolah tidak ada artinya dibandingkan nikmat tersebut. Janji Allah subhanahu wa ta’ala untuk diberikan surga kepada hamba-hamba-Nya yang shaleh merupakan kepastian. Maka doa tersebut sangatlah luar biasa maknanya.

Bacaan Doa Berlindung Dari Malas Latin dan Artinya

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh. Semoga teman-teman hari ini selalu berbahagia hatinya. Dengan memiliki hati yang bahagia maka itu artinya semuanya akan ikut merasakannya. Kondisi hati sangatlah menentukan banyak hal. Maka wajarlah bila hati bahagia maka seluruh tubuh pun akan menjadi bahagia pula. Sifat malas yang kadang menyelinap dalam kehidupan kita biasanya dari kondisi hati. Maka menjaga hati sangatlah penting untuk dilakukan oleh setiap kita.

Dalam kehidupan sehari-hari, kita tidak jarang menghadapi kondisi diri yang malas. Melakukan apa saja malas. Tidak bersemangat sama sekali. Seolah merasa diri ini sangat lemah tidak punya daya kemampuan apa pun. Mau beramal sholeh rasanya malas. Hanya melakukan amalan kecil saja sudah malas lalu bagaimana mau beramal yang besar? Tentu sebagai seorang muslim yang baik tidak membiarkan kondisi seperti ini berlarut-larut atau berkepanjangan. Sifat malas tidak akan dipelihara lama-lama di dalam dirinya. Sebab bila malas berada di dalam diri seseorang maka bukannya keuntungan yang diperoleh tetapi sebaliknya. Kerugian akan banyak didapatkan bila rasa malas tetap berdiam di diri kita.

Ada sebuah doa yang bisa kita amalkan di dalam hidup ini. Bagaimana pun kita awali dulu dengan berdoa dalam masalah mengusir malas dalam diri kita. Kita memperbanyak doa berlindung dari malas dalam berbagai kesempatan. Terutama pada waktu mustajab dalam berdoa. Semisal selesai shalat lima waktu dan antara waktu azan sampai iqomah. Oh iya, lafazh lengkap doanya yakni:

Bacaan Doa Berlindung Dari Malas Latin dan Artinya

Latinnya :
ALLAHUMMA INNI A’UDZU BIKA MINAL HAMMI WAL HAZANI, WA A’UDZUBIKA MINAL ‘AJZI WAL KASALI.
Artinya :
” Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu daripada keluh kesah dan duka cita, aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan dan malas.”

Tidaklah panjang doanya. Sangat mungkin untuk kita hafalkan walau usia kita sudah sedemikian tua. Namun, bila mengalami kesulitan dalam menghafalkannya. Tidaklah mengapa kita membaca langsung saat berdoa. Terpenting lagi ialah mempelajari makna dalam doa tersebut. Ketika sudah paham akan maknanya maka semakin khusyuk saat membacanya. Siapa saja pasti ingin segera mengusir rasa malas yang menghinggap. Tatkala kita sudah terjauhkan dari malas ini maka hidup semakin produktif. Sukses dalam berbagai bidang kehidupan pun akan lebih mudah tercapai. Baik itu masalah keduniaan maupun tentang akhirat. Semuanya bisa tercapai kalau diri sudah jauh dari kemalasan. Untuk melaksanakan ibadah shalat wajib lima waktu saja misalnya. Kalau seseorang malas malasan maka akan terasa berat melakukannya. Berbeda kalau ia sudah hilang malasnya. Walau shalat sunah saja tetap akan dikerjakan. Termasuk pula dalam urusan keduniaan. Untuk seseorang yang ingin mandi kalau malas maka ya tidak jadi mandi. Padahal, mandi itu untuk kesegaran tubuhnya juga akan memberi dampak kesehatan yang bagus. Intinya, kita mesti banyak membaca doa tersebut agar kita terhindar dari penyakit dan sifat malas ini. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh.